Komisi II Apresiasi Kinerja Timsel Calon Anggota KPU dan Bawaslu

19-01-2022 / KOMISI II

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat RDP dengan Tim Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Foto: Andri

 

Komisi II DPR RI mengapresiasi dan berterima kasih kepada Tim Seleksi calon Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 yang telah menunaikan tugasnya dengan baik dan sungguh-sungguh. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung berharap, tugas dan tanggungjawab Tim Seleksi yang sudah ditunaikan itu bisa membawa kebaikan untuk semua, terutama pada penyelenggaraan Pemilu dan juga buat bangsa dan negara.

 

“Kita selama ini berupaya untuk menjaga independensi Tim Seleksi KPU Bawaslu. Kita menghargai proses seleksi yang telah dilakukan oleh Tim Seleksi. Saya kira itu sudah yang terbaik yang sudah dihasilkan oleh Tim Seleksi. Tinggal kita nanti mengujinya melalui fit and proper test terhadap 14 dan 10 orang Calon Anggota KPU dan Bawaslu untuk dijadikan 7 dan 5 calon,” tutur Doli saat RDP dengan Tim Seleksi Anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

 

Politisi Partai Golkar itu menyatakan, penilaian terhadap semua calon yang telah lolos seleksi yang telah dilakukan Timsel, baru akan terlihat konkret bahwa mereka adalah memang orang-orang yang terbaik dan layak untuk dijadikan sebagai kandidat calon anggota KPU dan Bawaslu setelah Komisi II menghadirkan mereka di DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan. “Penilaian itu baru akan konkret pada saat kita menghadirkan 14 dan 10 calon anggota KPU dan Bawaslu itu. Apakah betul (mereka) itu adalah yang terbaik,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal menilai Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan Bawaslu telah melakukan tugas yang mulia. Banyak ukuran dan kriteria yang dipakai untuk meloloskan kandidat Calon Anggota KPU dan Bawaslu dari jumlah ratusan orang hingga menjadi 14 orang untuk calon Anggota KPU dan 10 orang untuk calon Anggota Bawaslu.

 

“Ini memang tidak mudah untuk diselesaikan ketika kita melakukan seleksi seperti itu. Dan bukan tidak mungkin akan ada fitnah yang datang dari pihak luar. Namun yang paling penting bagi kami, kita ingin melihat hasilnya, karena menyangkut dengan masa depan bangsa. Ketika kita salah memilih mereka maka kita akan memiliki tanggungjawab moril yang sangat berat,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

 

Ia mengatakan, segala kriteria yang menjadi penilaian terhadap calon Anggota KPU dan Bawaslu oleh Timsel bisa dilakukan secara terukur, namun (dari semua kriteria itu) yang penting dari adalah soal moralitas dari calon kandidat. “Yang saya katakan ‘penting itu’ berada pada titik yang paling dalam, yakni dalam hati dan sanubari dari seseorang (bakal calon) yang telah dievaluasi dan lolos dalam seleksi. Dan Timsel ditugaskan untuk memilih orang-orang yang bisa meletakkan nilai-nilai kejujuran pada titik yang paling atas,” tutup Syamsurizal. (dep/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
KPPS dalam Pemilu Mendatang Harus Diperiksa Kesehatannya
18-05-2022 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Sodik Mudjahid mengungkapkan dalam pemilihan umum (pemilu) mendatang, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) terlebih dahulu...
DPR Terima Surpres Terkait RUU DOB Papua, Komisi II: Tinggal Menunggu Penugasan
18-05-2022 / KOMISI II
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mengonfirmasi bahwa DPR RI telah menerima surat presiden (surpres) untuk menindaklanjuti terkait...
Efisiensi Kampaye pada Pemilu 2024 Menjadi Jalan Tengah
18-05-2022 / KOMISI II
Setelah mengalami masa pandemi, banyak pihak semakin sadar dan mengambil hikmah bahwa kesehatan menjadi hal yang utama dan terpenting bagi...
Junimart Girsang: PJ Gubernur Bisa Dievaluasi Setiap Tiga Bulan Sekali
17-05-2022 / KOMISI II
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mengatakan penanggung jawab (Pj) Gubernur bisa dievaluasi setiap tiga bulan sekali. Dalam...