Legislator Sayangkan Kejadian Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

19-01-2022 / KOMISI IX

Anggota Komisi IX DPR RI Sungkono. Foto: Tari/Man

 

Belum lama ini publik dikabarkan banyaknya vaksin Covid-19 yang akan memasuki masa kedaluwarsa. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI Sungkono menyayangkan munculnya kejadian seperti itu. Menurutnya, selama ini tim penanganan Covid-19 seharusnya melaksanakan fungsi pelaksanaannya secara  secara maksimal agar hal tersebut dapat dihindari.

 

“Kenapa sampai kedaluwarsa itu harus ada analisis ya, karena cash flow barang ini kan ada yg masuk dulu atau belakangan, prosesnya itu harus seperti switch in dan switch out gitu. Jangan sampai datang yang duluan tidak  diserap dulu, justru yang belakangan,” ujar Sungkono ketika ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2022)

 

Politisi Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, bahwa penyediaan vaksin dan penyerapannya merupakan tanggung jawab negara. Mengingat, begitu sulitnya negara menyiapkan anggarannya guna memfasilitasinya, sehingga perlu dikelola sebaik mungkin.

 

“Jangan sampai pelaksanaannya ini banyak temuan seperti ini. Saya yakin tidak hanya terjadi di Jawa barat saja, karena Indonesia juga begitu banyak provinsi yang mungkin belum semuanya menjalankan fungsi pelaksanaan secara maksimal ya,” wanti Sungkono. Ia memastikan, DPR RI akan melaksanakan tugas sebagaimana fungsinya seperti pengawasan, khususnya ketika berkegiatan di dapil.

 

Kemudian, vaksin yang ada perlu dipilah kembali. Menurutnya, jangan sampai karena efisiensi, pemerintah justru abai pada keamanan dan keselamatan masyarakat, terlebih vaksin tersebut menyangkut pada kesehatan. “Jadi, lebih baik kita selamatkan manusianya daripada kehilangan aset yang mungkin penting bagi penyelenggaraan vaksin ini,” sambung politisi dapil Jawa Timur I itu.

 

Sungkono berharap persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik. Pasalnya, hal tersebut menyangkut akuntabilitas. Sehingga, barang-barang yang ada harus bisa dipertanggungjawabkan. Terlebih, barang barang tersebut sangat urgen dan bermanfaat.

 

“Jadi saya meminta seluruh pihak termasuk penyelenggara termasuk di dalamnya jajaran yg berkaitan dengan pelaksanaan vaksinasi ini menjalankan fungsinya lebih hati-hati dan efektif ya. Jangan sampai ini berlarut-larut. Ketika tidak diselesaikan hampir dua tahun pelaksanaan, ini kan pasti banyak masalah,” tegas Sungkono.

 

Sungkono menyampaikan pasca ini DPR RI, khususnya komisi terkait akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Ia pun mengimbau kepada pihak-pihak terlibat agar vaksin tersebut dapat benar-benar diperhatikan fungsi dan sasarannya. (hal,dty/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Alih Status Nakes Honorer dan PLKB Non-PNS ke PPPK Harus Perhatikan Anggaran Daerah
20-05-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Suir Syam mengungkapkan bahwa alih status tenaga kesehatan honorer dan tenaga petugas lapangan keluarga berencana...
Legislator Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi Sebelum Bicara Peralihan Pandemi ke Endemi
20-05-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah tidak perlu gegabah bicara peralihan status pandemi menuju endemi tanpa adanya...
PDSI Dibentuk, Komisi IX Akan Bahas RUU Praktik Kedokteran
19-05-2022 / KOMISI IX
Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran bakal dibahas. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari mengatakan,...
Luqman Hakim Nilai Pelonggaran Pemakaian Masker Tanda Keberhasilan Pemerintah Atasi Pandemi
18-05-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Luqman Hakim menilai pelonggaran aturan masker di luar ruangan bagi masyarakat yang baru saja diumumkan...