Sambut Pertemuan G20, Komisi IX Pastikan Penerapan Prokes di Labuan Bajo

28-01-2022 / KOMISI IX

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (27/1/2022). Foto: Tiara/Man

 

Komisi IX DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan kesiapan penerapan protokol kesehatan (prokes), khususnya di Bandara Komodo Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sebagai pintu gerbang kedatangan delegasi G20 dan event internasional lainnya. Sehingga diharapkan nantinya pertemuan-pertemuan yang akan dilakukan, baik dari aspek sarana dan prasarana maupun tenaga kesehatan didalam menerapkan prokes, dapat berjalan dengan baik dan lancar. 

 

"Tentu ada upaya penguatan 3T (testing, tracing, treatment) yang ingin kami lihat dalam proses penerapan protokol kesehatan kali ini. Mengingat perkembangan terbaru bahwa sudah masuknya varian omicron ke tanah air. Dan kalau kita berbicara mengenai omicron itu, tentu titik-titik penyelenggaraan event internasional seperti Labuan Bajo itu menjadi penting kita perhatikan dan siapkan secara matang," ucap Melki saat memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (27/1/2022). 

 

Sebagai Destinasi Super Prioritas yang menjadi salah satu daerah tempat penyelenggaraan sejumlah pertemuan internasional, Labuan Bajo dalam hal ini sudah harus memenuhi parameter kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Di antaranya capaian vaksinasi minimum 70 persen, ketersediaan rumah sakit tipe A, serta kasus aktif yang rendah. Untuk itu politisi Partai Golkar ini memastikan Labuan Bajo sebagai tempat pelaksanaan kegiatan sudah sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

 

"Diperkirakan akan ada kurang lebih sebanyak 5800 orang bahkan bisa lebih di sepanjang tahun ini yang akan keluar masuk Indonesia dalam pertemuan G20 dan event internasional lainnya. Rangkaian pertemuan G20 Presidensi 2022 berjumlah 150 pertemuan dan side events yang terbagi atas, working groups tingkat Menteri, tingkat Sherpa dan Finance Deputies, hingga KTT. Ditambah juga seiring dengan peningkatan jumlah kasus Omicron yang tajam di Indonesia oleh karenanya harus kita antisipasi dengan protokol kesehtan yang ketat," ungkap legislator dapil NTT II itu.

 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyatakan Labuan Bajo baik dari unsur pemerintah dan unsur masyarakat, sangat siap menerima kunjungan atau kedatangan seluruh tamu pelaksanaan G20 baik kegiatan pra event sampai dengan side event. "Kami semua mulai dari pemerintah kabupaten/provinsi sangat siap menjadi tuan rumah penyelenggara G20 dan event lain yang pasti itu Asian Summit 2023 yang akan diselenggarakan di Labuan Bajo," ujarnya.

 

Terkait dengan pelaksanaan vaksin, Edistasius mengatakan di Labuan Bajo hingga saat ini, pelaksanaan vaksin tahap 1 dan tahap 2 sudah mencakup kurang lebih sebanyak 60 persen yang hingga hari ini pelaksanaannnya tetap terus berjalan. "Meskipun topografi di wilayah ini termasuk curah hujan tinggi, tapi teman-teman Dinkes serta seluruh jajarannya tetap gigih supaya seluruh rakyat yang ada khususnya di Kabupaten ini bisa divaksin. Kami berkeyakinan bahwa bulan Maret, paling telat termasuk tahap 2 ini sudah 100 persen yang divaksin khususnya yang mendiami kabupaten ini. Jadi kami selalu menekankan jangan takut ke Labuan Bajo karena semua masyarakatnya sudah divaksin," imbuhnya. 

 

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dari Uni Erupa (EU). Sebagaimana ditetapkan pada Riyadh Summit 2020, Indonesia akan memegang presidensi G20 pada 2022. Ini merupakan kali pertama Indonesia terpilih sebagai pemegang kursi G20 sejak dibentuk tahun 1999. Menurut jadwal, pertemuan di Labuan Bajo akan diselenggarakan mulai Maret, dan beberapa pertemuan lagi akan direncanakan pada bulan Juni dan Juli. Kunjungan ini turut diikuti Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati (F-PDIP), Darul Siska, Saniatul Lativa (F-Golkar), Ruskati Ali Baal (F-Gerindra), dan Nur Nadlifah (F-PKB). (tra/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Saleh Daulay Harap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembahasan Omnibus Law Kesehatan
04-12-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menanggapi pembahasan tentang Omnibus Law Bidang Kesehatan mendapat perhatian luas. Bahkan, ditanggapi...
Muhammad Rizal Minta Perbaiki Koordinasi terkait Distribusi Vaksin Covid-19 di Tangsel
02-12-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Muhammad Rizal meminta Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), khususnya Dinas Kesehatan, untuk memperbaiki jalur...
Irma Suryani Soroti Ketersediaan Alkes di Faskes-Faskes Daerah
02-12-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyoroti ketersediaan alat-alat kesehatan (alkes) di fasilitas kesehatan daerah. Ia mengaku mendapat keluhan...
Haruna Pertanyakan Produksi Dokter di Indonesia kepada Kemenkes
02-12-2022 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Haruna mengatakan, produksi kedokteran di Indonesia hanya dilaksanakan oleh 92 universitas, dengan program studi (prodi)...