Kelola ‘Green Energy’ Mandiri, Percepat Pembentukan Perusda PLTS Karangasem Bali

28-01-2022 / KOMISI VII

Ketua Komisi VII DPR RI Dony Maryadi Oekon usai memimpin Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Karangsem, Bali, Kamis (28/1/2022). Foto: Ridwan/Man

 

Ketua Komisi VII DPR RI Dony Maryadi Oekon meminta Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, untuk mempercepat pembentukan perusahaan daerah (perusda) untuk mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara mandiri. Sebab Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menghibahkan aset PLTS yang dibangun melalui APBD sebesar Rp26,478 miliar tersebut kepada Pemkab Karangasem sejak 2017.

 

“Memang sampai saat ini masih dioperasionalkan PLN. Sudah serah terima, tapi masih menunggu kesiapan Kabupaten Karangasem sendiri untuk mempersiapkan perusdanya. Insya Allah dalam waktu dekat perusda-nya sudah siap dan akan diserahterimakan. Sehingga, jadi kebanggaan bahwasanya Kabupaten Karangasem memiliki PLTS sendiri,” ujar Dony usai memimpin Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Karangsem, Bali, Kamis (28/1/2022).

 

Dony menambahkan, Karangasem memiliki potensi energi hijau (green energy) berupa panas bumi atau geotermal sebagai bagian dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Potensi ini sejalan dengan konsep yang disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster bahwa Provinsi Bali mendorong adanya jargon Mandiri Energi Bersih dan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”.

 

“Tetapi, memang proses perizinannya ada di pusat. Nah,  insyaallah kalau sudah ada investor yang ingin jalankan ini, bisa diurus ke pusat dan saya sudah tadi tekankan ke Dirjen EBTKE untuk segera dibantu,” pesan Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI ini.

 

Dengan demikian, Dony berharap pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun ini akan menjadi peluang bagi pemda setempat untuk mempersiapkan diri beralih ke energi listrik yang lebih ramah lingkungan. Sehingga, tatkala pandemi berakhir dan wisatawan mancanegara maupun lokal kembali ramai datang berkunjung, Bali sudah siap untuk menggunakan energi non fosil.

 

“Jadi, sesuatu daerah bisa berkembang itu adalah energinya yang paling utama disiapkan. Seperti disampaikan bupati, Karangasem ini daerah wisata mari kita kembangkan juga energi ini untuk disiapkan,” tutup legislator dapil Jawa Barat XI tersebut. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator: Transaksi Tesla Itu Dengan China, Bukan Indonesia
10-08-2022 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Panjaitan lebih memperhatikan...
Komisi VII Desak KESDM Bentuk BLU DMO Batubara
09-08-2022 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) merealisasikan pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) untuk Domestic...
Jaga Kebutuhan Energi Domestik, Krisis Batu Bara Harus Disikapi Serius
09-08-2022 / KOMISI VII
Krisis batubara di Tanah Air harus segera disikapi serius. Pemerintah sempat melarang ekspor batubara untuk beberapa saat. Perlu diingatkan kembali...
Revisi Perpres BBM Bersubsidi Harus Tegaskan Kelompok Penerima
04-08-2022 / KOMISI VII
Sekali lagi Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur distribusi BBM bersubsidi diharapkan bisa kembali menegaskan kelompok yang berhak menerima. Jenis BBM...