DPR RI Perkuat Kerja Sama Bilateral Indonesia-Jepang

21-03-2022 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel foto bersama usai pertemuan bilateral dengan negara matahari terbit itu di BICC, Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022). Foto: Erman/Man

 

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel telah melaksanakan pertemuan bilateral dengan parlemen Jepang di sela-sela gelaran acara Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Nusa Dua, Bali. Pertemuan tersebut membahas potensi kerja sama Indonesia dengan Jepang di masa mendatang, salah satunya kemungkinan menyokong proyek pembangunan di Indonesia.

 

"Pertemuan bilateral ini turut membahas potensi peningkatan investasi Jepang dan Indonesia. Tidak hanya itu tapi juga (potensi) mendukung program-program dari pemerintah indonesia termasuk proyek strategis," ungkapnya kepada Parlementaria usai pertemuan bilateral dengan negara matahari terbit itu di BICC, Nusa Dua, Bali, Senin (21/3/2022).

 

Proyek strategis yang dimaksud ialah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), dimana menurut Gobel, proyek itu sangat penting dalam pemerataan ekonomi di Indonesia dan juga menjadi visi baru tentang masa depan Indonesia. Tak hanya itu, pada pertemuan tersebut Gobel juga menyampaikan poin-poin tentang pentingnya hubungan people to people, pendekatan kebudayaan, dan hubungan ekonomi atas dasar kemitraan yang sejajar.

 

Adapun kepada delegasi Jepang, Gobel menyatakan Jepang adalah mitra strategis untuk Indonesia. Dimana tahun ini sudah 64 tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia. Menurutnya, Jepang telah memberikan kontribusi nyata dalam ekonomi Indonesia. Jepang memiliki investasi yang sangat besar di bidang elektronika, otomotif, dan sebagainya.

 

“Jepang bukan sekadar berinvestasi membuat barang tapi juga membangun sumberdaya manusianya. Bukan hanya monozukuri tapi juga hotozukuri. Jadi bukan sekadar pajak, investasi, dan tenaga kerja, tapi juga membangun manusia yang mandiri,” katanya.

 

Gobel juga mengatakan Jepang memiliki keunggulan dalam hal teknologi, dana, efisiensi, teknologi yang ramah lingkungan, dan pola kerja yang bersih. Sedangkan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, sumberdaya alam berlimpah, dan keramahan penduduknya. “Banyak nilai-nilai yang bisa saling menopang hubungan kedua negara,” tutupnya. (aha)

 

#IPU144

#ZeroEmission

#StopClimateChange


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Gelar 'Executive Briefing', DPR RI Siap Sukseskan Presidensi dan Sidang AIPA ke-44
23-01-2023 / B.K.S.A.P.
Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Keketuaan ASEAN atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 dari Kamboja. Di...
Pemkab Bogor Perlu Implementasikan SDGs Guna Selesaikan Persoalan Ketahanan Pangan
22-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengimplementasikanSustainable Development Goals(SDGs)...
GKSB Indonesia-Korea Selatan Buka Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
19-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Korea Selatan Edward Tannur menekankan kerja sama Indonesia dan Korea...
GKSB Indonesia-Perancis Pastikan Kerja Sama Kedua Negara Jadi Lebih Erat
18-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) Indonesia-Prancis Hetifah Sjaifudian menerima kunjungan Senat Perancis Mr. Damien Regnard yang didampingi oleh Sekretaris Satu...