BAKN Dorong Pertumbuhan Wisata di Raja Ampat

25-03-2022 / B.A.K.N.

Wakil Ketua BAKN DPR RI Hendrawan Supratikno saat memimpin kunjungan kerja BAKN DPR RI ke Raja Ampat. Foto: Eko/nvl

 

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Hendrawan Supratikno mendorong agar Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, menjadi destinasi wisata unggulan. Setelah melihat keindahan alam di Raja Ampat tidak diragukan lagi, tempat ini sangat potensial menjadi destinasi wisata yang sangat istimewa. Bahkan ada yang menjuluki Raja Ampat merupakan surga yang berada di wilayah Indonesia timur.

 

Menurut laporan dari The Nature Conservancy and Conservation Internasional, ada kurang lebih 75 persen spesies karang dunia di kepulauan ini. Selain itu, Raja Ampat juga memiliki 1.318 jenis ikan, 699 moluska, dan 547 terumbu karang. "Melihat kenyataan seperti ini ada urgensi kebutuhan agar ini bisa menjadi destinasi unggulan wisata yang yang terjangkau dan mudah diakses," papar Hendrawan usai memimpin kunjungan kerja BAKN DPR RI ke Raja Ampat, Papua Barat, Senin (21/3/2022).

 

Menurutnya, untuk mempermudah kunjungan para wisatawan dan memberikan kenyamanan hendaknya ada perbaikan infrastruktur di Raja Ampat. Seperti akses tranportasi yang yang memadai, landasan persawat terbang dan pelabuhan yang representatif bagi para wisatawan baik domestik maupun internasional.

 

"Untuk (mendukung) para pengunjung, arahnya adalah perbaikan infrastruktur yang lebih lengkap lebih memadai. Sebaiknya ada landasan untuk pesawat terbang kecil karena ini penting untuk mempermudah mempercepat turis-turis datang ke tempat ini, perbaikan dermaga, jalan-jalan, kemudian fasilitas-fasilitas hotel kecil, agar terpenuhinya infrastruktur wisata di Raja Ampat," jelas Hendrawan.

 

Sementara itu di kesempatan yang sama Wakil Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat agar Raja Ampat mendapatkan dana alokasi khusus untuk pembangunan wisata. Karena melihat infrastruktur pendukung wisata di Raja Ampat masih banyak yang belum memadai.

 

"Saya atas nama Wakil Bupati Raja Ampat dan masyarakat Raja Ampat mengucapkan terima kasih atas kunjungan BAKN DPR RI. Harapan kami apa yang telah mereka kunjungi apa yang telah mereka lihat, ketika kembali ke Jakarta bisa memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan Kabupaten Raja Ampat. Raja Ampat merupakan daerah wisata, agar wisata Raja Ampat bisa ditingkatkan kembali bantulah kami sebagai oleh-oleh setelah kembali dari Raja Ampat ke Jakarta," harap Orideko.

 

Merespon hal tersebut, Hendrawan mengungkapkan bahwa dana alokasi khusus sangat mungkin untuk pembangunan infrastruktur di Raja Ampat. "Dalam jangka pendek yang paling bisa adalah dana alokasi khusus (DAK). Dana alokasi khusus ini memperhitungkan kondisi wilayah. Di mana kabupaten ini lebih banyak lautnya. Itu sebabnya ada keberpihakan yang jelas dari pemerintah pusat untuk untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sentra-sentra pariwisata di daerah," ungkap politisi PDI-Perjuangan itu. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Telaah Pengelolaan Cukai Hasil Tembakau, BAKN DPR Kunjungi IPB University
23-06-2022 / B.A.K.N.
Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Wahyu Sanjaya mengatakan kunjungan BAKN DPR RI ke Institut Pertanian Bogor (IPB)...
Antisipasi Laporan Bank Dunia, Pemerintah Harus Hati-Hati Tentukan Kebijakan Fiskal dan Moneter
21-06-2022 / B.A.K.N.
Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Negara (BAKN) DPR RI Anis Byarwati mengingatkan pemerintah agar hati-hati dalam melaksanakan dan menentukan kebijakan, baik...
Legislator Harap Pabrik Rokok di Pasuruan Bangun RS Khusus Paru-Paru
17-06-2022 / B.A.K.N.
Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Bachrudin Nasori meminta pabrik-pabrik rokok yang ada di Pasuruan, Jawa Timur, membangun...
BAKN DPR Konsultasi ke BPK Terkait Penelaahan Cukai Hasil Tembakau
16-06-2022 / B.A.K.N.
Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan rapat konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait penelaahan cukai hasil...