Perkuat Kerja Sama Bilateral, Dyah Roro Terima Kunjungan Dubes Peru

31-03-2022 / B.K.S.A.P.

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Indonesia-Parlemen Peru Dyah Roro Esti menerima kunjungan Duta Besar Peru H.E. Mr Luis Raul Tsuboyama Galvan. Foto : Arief/mr

 

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Indonesia-Parlemen Peru Dyah Roro Esti menerima kunjungan Duta Besar Peru H.E. Mr Luis Raul Tsuboyama Galvan. Pertemuan ini dalam rangka mendorong dan meningkatkan kerja sama yang selama ini terjalin antar kedua negara, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 hingga kerja sama pariwisata.

 

“Jadi negara Indonesia dan Peru ada kerja sama terkhusus Candi Borobudur dan Machu Picchu, agar kedua negara ini bisa meningkatkan history culturistic yang ada di kedua negara. Karena menurut saya, kedua negara perlu meningkatkan aspek-aspek budaya, karena ke depannya hal tersebut akan sangat berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas ekomoni negara,” jelas Dyah Roro usai pertemuan dengan Dubes Peru, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2022).

 

Selain isu budaya, dalam kesempatan ini juga ikut dibahas menganai isu energi, industri, dan perubahan iklim serta solusinya. “Topik inti yang kita bahas adalah climate change dan energy transition. Berhubung ada sebuah momentum yang membahas sector-sektor ini, bagaimana kita memitigasi perubahan iklim, mencari solusi bersama, saya menggunakan kesempatan ini untuk mengeksplor isu ini juga. Bagaimana kedua negara bisa saling bantu satu sama lain,” paparnya.

 

Anggota Komisi VII DPR RI yang juga Politisi Partai Golkar itu menyebut bahwa yang menjadi fokus dari pihak Peru adalah bagaimana meningkatkan aktivitas ekomoni ataupun trade dari kedua negara. Terlebih fokus kedua negara terhadap economic of skill, karena masing-masing negara punya kelebihannya sendiri.

 

“Kita ekspor tekstil, lalu juga car parts juga kita ekspor. Kalau dari sana (Peru), mereka ekspor Kokoa. Dan kita juga ekspor palm oil, kita tau sawit keunggulan negera kita, bukan hanya ke Peru bahkan. Khusus untuk palm oil, yang terpenting bagi saya adalah dilakukan secara sustainable. Intinya tetap ramah lingkungan, bisnis jalan tetapi faktor-faktor sustainability tetap diterakan dengan baik,” pungkas Dyah Roro.

 

Di akhir, Dyah Roro menyampaikan bahwa GKSB akan berkunjung ke Peru pada akhir tahun guna memperkuat relasi bilateral antara kedua negara. “Kalaupun ada topik-topik lainnya yang ingin dibahas oleh kedua negara, kita bisa bahas sebelum kehadiran kami di sana,” tutup legislator Jawa Timur X tersebut. (we/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Gelar 'Executive Briefing', DPR RI Siap Sukseskan Presidensi dan Sidang AIPA ke-44
23-01-2023 / B.K.S.A.P.
Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Keketuaan ASEAN atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 dari Kamboja. Di...
Pemkab Bogor Perlu Implementasikan SDGs Guna Selesaikan Persoalan Ketahanan Pangan
22-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengimplementasikanSustainable Development Goals(SDGs)...
GKSB Indonesia-Korea Selatan Buka Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
19-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Korea Selatan Edward Tannur menekankan kerja sama Indonesia dan Korea...
GKSB Indonesia-Perancis Pastikan Kerja Sama Kedua Negara Jadi Lebih Erat
18-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) Indonesia-Prancis Hetifah Sjaifudian menerima kunjungan Senat Perancis Mr. Damien Regnard yang didampingi oleh Sekretaris Satu...