Rano Al Fath Minta Kejati Tindaklanjuti Kasus Tipikor di Riau

19-04-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI ke Pekanbaru, Riau, Jumat (15/4/2022). Foto:Hal/Pdt

 

Anggota Komisi III DPR RI Moh. Rano Al Fath minta Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau untuk menindaklanjuti jumlah kasus yang ada di Riau, termasuk kasus-kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang belum selesai. Menurutnya, hingga saat ini masih banyak kasus-kasus yang penanganannya menggantung dan perlu diselesaikan Kejati Riau.

 

“Banyak kasus-kasus yang menggantung dan perlu diselesaikan kawan-kawan Kejaksaan dengan harapan bisa diselesaikan kasus-kasus korupsinya itu,” ujar Rano di sela-sela mengikuti kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI ke Pekanbaru, Riau, Jumat (15/4/2022). Dalam kesempatan tersebut, Kejati Riau menyampaikan permasalahan yang terjadi di Riau, salah satunya kasus korupsi.

 

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, jika dikaitkan pada penambahan pendapatan negara, Komisi III DPR RI meminta Kejati Riau untuk mengawasi sektor sektor yang berpotensi dalam penambahan pendapatan negara itu. “(Sektor) di sini kan kelapa sawit terbesar, terus ada minyak, ada emas. Nah ini kan sektor-sektor sumber daya alam yang harus diawasi agar meningkatkan pendapatan negara,” saran Rano.

 

Legislator dapil Banten III ini menegaskan, Komisi III DPR RI selalu melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung maupun kejaksaan di daerah untuk penguatan kelembagaan. Terlebih dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021, menurut Rano membuat posisi Kejaksaan semakin kuat dalam menangani tipikor.

 

“Nah Kejaksaan ini sekarang sudah banyak peran di situ. Makanya mereka membuat satgas-satgas. (Mulai dari) satgas pangan, satgas mafia tanah, satgas sumber daya alam, misalnya. Nah ini untuk, kayak bagian pelabuhan, ini untuk mengurangi kebocoran-kebocoran yang ada di masing-masing sektor itu. Nah dengan harapan, kalau mengurangi kebocoran, maka pendapatan negara akan naik,” pungkasnya. (hal/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi III Minta Polda dan Kejati Sultra Tindak Tegas Pelaku ‘Illegal Mining’
25-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi menyoroti kinerja Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sultra di...
Komisi III Apresiasi Kinerja Polda-Kajati Sultra dalam Penegakan Hukum ‘Illegal Mining’
25-06-2022 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengapresiasi kinerja Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara beserta jajaran,...
Revisi UU Narkotika, Upaya Perbaiki Aturan Penyalahgunaan Narkotika
23-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sanisaatmelakukan pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Ke di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis (23/6/2022). Foto:Erman/rni Beberapa...
Adde Rosi: Penyalahgunaan Narkotika Harus Ditangani Secara 'Extraordinary'
23-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa saatmelakukan pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Ke di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis...