Berhasil Pindahkan PKL Malioboro, Komisi X Apresiasi Pemkot Yogyakarta

19-04-2022 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI meninjau Teras 1 Malioboro, di Kota Yogyakarta. Foto:Andri/rni

 

Relokasi dan penataan pedagang kaki lima (PKL) Malioboro ke Teras Malioboro 1 dan 2 yang tidak menimbulkan masalah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendapat apresiasi dari Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira. Ia mengapresiasi relokasi pedagang yang semula berada di emperan Malioboro ke tempat yang lebih layak dan bagus. 

 

“Dari kunjungan ke Teras 1, saya sempat berdiskusi dengan para penjual. Para pedagang mereka merasa lebih nyaman di tempat yang baru dan mereka merasa tidak tergusur tapi mereka berpindah dengan sukarela dan mereka menemukan tempat yang lebih baik,” kata Andreas Hugo Pareira saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI meninjau Teras 1 Malioboro, di Kota Yogyakarta, Senin (18/4/2022). 

 

Lebih lanjut Andreas menerangkan bagaimana model pemindahan PKL seperti ini juga bisa menjadi contoh untuk daerah yang lain. Karena menurutnya banyak daerah yang sampai sekarang tidak berhasil dalam memindahkan PKL dari satu lokasi yang ke lokasi yang lain dan seringkali menimbulkan konflik di antara PKL dengan Satpol PP. Sehingga kemudian ini dapat menimbulkan persoalan persoalan konflik dan menggagalkan proses pemindahan tersebut. 

 

Politisi PDI-Perjuangan ini menginginkan hal tersebut bisa menjadi role model bagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UKM, serta pemerintah daerah untuk mendukung program penataan PKL seperti di Yogyakarta, sehingga baik untuk tata kota dan menguntungkan untuk pedagang maupun pembeli. Termasuk untuk kenyamanan untuk pelaku pariwisata dan wisatawan.

 

Diketahui sekitar 1.800 PKL di sepanjang Malioboro menempati dua lokasi yakni di Teras Malioboro 1 dengan kapasitas 800 pedagang dan di Teras Malioboro 2 dengan kapasitas 1.040 pedagang. “Jadi para pedagang tidak dipindah keluar kawasan Malioboro. Tetap di Malioboro hanya dikumpulkan di dua tempat, tidak lagi menyebar sepanjang pedestarian,” imbuh Andreas. (man/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Dua Suporter Tewas di GBLA, Syaiful Huda Desak Pihak yang Bertanggung Jawab Diseret ke Ranah Hukum
21-06-2022 / KOMISI X
Dua suporter diketahui tewas saat hendak menyaksikan pergelaran Piala Presiden 2022 dalam laga Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion...
Perlu Sinergi Bersama Kenalkan Potensi Pariwisata Kabupaten Semarang
17-06-2022 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti menilai Kabupaten Semarang di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi alam yang...
Malang Potensial Jadi Destinasi Wisata Nasional
17-06-2022 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hasanuddin Wahid meyakini bahwa Malang bisa menjadi destinasi wisata nasional asalkan para pelaku pariwisata...
Pariwisata Kabupaten Malang Mulai Bangkit
17-06-2022 / KOMISI X
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI ke Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Zainuddin Maliki menyampaikan, para pemangku kepentingan...