Komisi III Dukung Tambahan Anggaran Guna Pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba Sumsel

20-04-2022 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Bambang Heri Purnama saat pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI ke Palembang, Selasa (19/4/2022). Foto: Ridwan/Man

 

Anggota Komisi III DPR RI Bambang Heri Purnama mendukung penambahan anggaran guna pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba di Provinsi Sumatera Selatan. Sebab, menurut informasi yang diterimanya, Sumsel menempati peringkat kedua tertinggi se-Indonesia dalam kasus penyalahgunaan narkoba setelah Medan, Sumatera Utara pada 2021 lalu.

 

“Ya harusnya kalau memang diperlukan dana bangun balai rehabilitasi ya silakan ajukan. Kita siap mengawal. Karena anak bangsa ini siapa sih yang ingin tercandu (narkoba). Jadi, yang kita inginkan anak bangsa ini kalau dia pemakai, kita obatin. Dia sakit kita obatin. Jangan langsung dilempar ke lembaga pemasyarakatan. Apalagi, tuntutan misalnya minimal empat tahun kan,” ujar Bambang pasca pertemuan dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI ke Palembang, Selasa (19/4/2022).

 

Bambang menjelaskan, dengan rata-rata hukuman minimal empat tahun tersebut, maka tidak akan ada pengguna narkoba yang ditangkap akan sembuh. Karena itu, harusnya bagi pengguna narkoba tersebut harusnya dimasukkan ke balai rehabilitasi. “Namun, ternyata di Sumsel ini belum ada balai rehabilitasi. Harusnya, pengguna narkoba fokus diobati di balai rehabilitasi. Karena kalau tidak diobati nanti masih ketergantungan, sehingga pengedaran tidak bisa ditekan,” tegas Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini.

 

Senada, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengakui anggaran untuk Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumsel mendapatkan anggaran yang sedikit dari BNN Pusat. Jangankan untuk penegakan hukum, jelas Adies, untuk pencegahan narkoba saja kesulitan. “Kami akan mencari solusi yang terbaik. nti bagaimana apakah kita minta pemerintah untuk menambah anggaran mereka. Jadi tidak hanya berkutat kepada pencegahan, tapi juga penindakan terhadap bahaya laten narkoba ini,” ujar Adies.

 

Sebelumnya Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi mengaku telah mengusulkan pembangunan Balai Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Pagar Alam, Sumsel. Saat ini, surat usulan tersebut sudah ditembuskan ke DPRD Provinsi Sumsel yang selanjutkan akan dirapatkan pada musrenbang untuk tahun anggaran pembangunan 2023. Adapun total biaya yang dibutuhkan untuk membangun itu sebesar Rp128,169 miliar. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi III Minta Polda dan Kejati Sultra Tindak Tegas Pelaku ‘Illegal Mining’
25-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi menyoroti kinerja Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sultra di...
Komisi III Apresiasi Kinerja Polda-Kajati Sultra dalam Penegakan Hukum ‘Illegal Mining’
25-06-2022 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengapresiasi kinerja Polda Sulawesi Tenggara dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara beserta jajaran,...
Revisi UU Narkotika, Upaya Perbaiki Aturan Penyalahgunaan Narkotika
23-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sanisaatmelakukan pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Ke di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis (23/6/2022). Foto:Erman/rni Beberapa...
Adde Rosi: Penyalahgunaan Narkotika Harus Ditangani Secara 'Extraordinary'
23-06-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa saatmelakukan pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Ke di Mapolda Jabar, Bandung, Kamis...