Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Terkait Keolahragaan di Jawa Barat

25-04-2022 / KOMISI X
Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa waktu yang lalu. Foto: Ayu/Man

 

Setelah lahirnya Undang-Undang (UU) No.11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, Komisi X DPR RI ingin mengetahui efektivitas dan penerapan undang-undang tersebut dalam keolahragaan Provinsi Jawa Barat, termasuk aspirasi terkait keolahragaan di daerah tersebut. Tak berlebihan jika kemudian hal tersebut menjadi salah satu agenda dalam Kunjungan kerja Reses Komisi X DPR RI ke Provinsi Jawa Barat.

 

“Dalam fungsi legislasi, pada tahun 2022 ini, Komisi X DPR RI bersama pemerintah telah melahirkan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Dengan lahirnya Undang-Undang tersebut, diharapkan dunia olahraga Indonesia dapat lebih maju dan berkembang, baik olahraga prestasi, olahraga masyarakat, maupun olahraga pendidikan,” ujar Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa waktu yang lalu.

 

Politisi fraksi Partai Demokrat ini menjelaskan bahwa dalam Undang-undang tersebut terdapat beberapa terobosan baru, diantaranya penguatan olahraga sebagai bagian dari SDGs, dan penguatan olahragawan sebagai profesi, pengaturan disain besar olahraga nasional dan disain olahraga daerah, serta adanya pengaturan dana perwalian olahraga.

 

Menanggapi hal tersebut, perwakilan dinas pemuda dan olahraga Provinsi Jawa Barat mengungkapkan bahwa terkait olahraga prestasi, di Jawa barat bisa dikatakan sebagai daerah yang paling unggul dalam pembinaan atletnya. Berbagai prestasi ditorehkan oleh atlet Jawa barat diantaranya sebagai juara PON (Pekan olahraga nasional) selama tiga kali berturut-turut, juara umum paralimpic, juara pekan pesantren, serta selama tiga tahun berturut-turut menjadi juara dalam ajang Perkan olahraga Korpri nasional, serta berbagai ajang olahraga nasional lainnya. 

 

Bahkan dikatakan lebih dari dua puluh persen event olahraga internasional yang diikuti oleh Indonesia itu, atletnya berasal dari Jawa Barat. Dengan demikian bisa dikatakan PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) Jawa Barat menjadi acuan bagi PPLP daerah-daerah lain di Indonesia. Namun permasalahannya Jawa Barat tidak memiliki sekolah khusus kejuruan. 

 

Selama ini para pelajar (atlet) Jawa Barat dititipkan di sekolah-sekolah yang ada di sekitar Bandung. Pihaknya berharap agar ke depan Jawa Barat bisa memiliki sekolah kejuruan olahraga. Dengan kata lain, Jawa Barat sudah memiliki calon-calon atlet yang juga dipersiapkan untuk menjadi atlet nasional bahkan internasional.

 

Dalam kesempatan itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, serta beberapa Anggota Komisi X DPR RI lainnya seperti Rano Karno, Sofyan Tan, Putra Nababan, Ferdiansyah, Ali Zamroni, Himmatul Aliyah, Nuroji , Ratih Megasari Singkaru, Eva Stevanny Rataba, Muhammad Khadafi, Mustafa Kamal, Fahmi Alaydroes, dan Martina. (ayu/aha)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Dua Suporter Tewas di GBLA, Syaiful Huda Desak Pihak yang Bertanggung Jawab Diseret ke Ranah Hukum
21-06-2022 / KOMISI X
Dua suporter diketahui tewas saat hendak menyaksikan pergelaran Piala Presiden 2022 dalam laga Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Stadion...
Perlu Sinergi Bersama Kenalkan Potensi Pariwisata Kabupaten Semarang
17-06-2022 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti menilai Kabupaten Semarang di Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi alam yang...
Malang Potensial Jadi Destinasi Wisata Nasional
17-06-2022 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hasanuddin Wahid meyakini bahwa Malang bisa menjadi destinasi wisata nasional asalkan para pelaku pariwisata...
Pariwisata Kabupaten Malang Mulai Bangkit
17-06-2022 / KOMISI X
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI ke Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur Zainuddin Maliki menyampaikan, para pemangku kepentingan...