Presidensi G20, Indonesia Pegang Peran Penting Perdamaian Rusia-Ukraina

26-04-2022 /

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar saat menerima courtesy call Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket di Ruang Delegasi DPR RI. Foto: Oji/nvl

 

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan Indonesia memiliki peranan penting dalam upaya perdamaian agresi yang kini sedang terjadi antara Rusia dan Ukraina jelang helatan G20 pada November 2022 mendatang. Gus Muhaimin menegaskan, Indonesia yang ditetapkan memegang keketuaan Presidensi G20 sekaligus menjadi tuan rumah berada di posisi penting dalam upaya perdamaian, pemulihan ekonomi, dan kesehatan global di tengah agresi serangan militer yang kerap dilancarkan Rusia kepada Ukraina akhir-akhir ini.

 

Demikian disampaikan Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) tersebut usai menerima courtesy call Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket dalam agenda pertemuan dengan di Ruang Delegasi DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2022). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua MPR RI yang juga selaku Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini.

 

“Kepercayaan global ini tentu patut kita syukuri dan diemban dengan sepenuh hati. Sebagai Presidensi G20, Indonesia punya peran penting meminta Rusia menghentikan agresi sehingga kondisi negara Ukraina dapat kembali normal serta hubungan damai. Indonesia sangat penting dalam Presidensi G20 sebagaimana pernah saya sampaikan ke Presiden dan Wakil Presiden. Pemerintah Indonesia terus menggodok pembicaraan-pembicaraan untuk mengagendakan G20 untuk penyelesaian Rusia-Ukraina,” jelas politisi PKB itu.

 

Sementara itu, Dubes Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengungkapkan Uni Eropa memiliki kekhawatiran yang sangat mendalam tentang situasi terkini di Ukraina. Dubes Uni Eropa mengharapkan Indonesia akan menggunakan peran istimewa sebagai Presidensi G20 tahun 2022 ini untuk menawarkan solusi perdamaian Rusia-Ukraina. Mengingat, perdamaian Rusia-Ukraina tidak hanya berdampak baik di Eropa tetapi juga bagi seluruh dunia terutama dalam pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19.

 

It is a very deep and profound worry about the situation in the Ukraine. We talked about this situation about the very difficult prospect and that Indonesia has a very special role this year as a chair of G20 and we hope very much that Indonesia will use this role in order to offer a solution to this war. It started in Europe but it has repercussions for the entire world. We see that they're out of the refugee aspects but also the economy, the global recovery after the Covid-19 pandemic is suffering as a result of this war so everybody is paying for the war that Russia is raging in Ukraine,” tutur Dubes Uni Eropa. (pun,ps/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Antisipasi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Sosialisasi dan Edukasi Jemaah Haji
08-06-2022 /
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Muhaimin Iskandar meminta pemerintah, terutama Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan...
Gus Muhaimin Minta Penyelenggaraan dan Pengawasan Haji Dilakukan Secara Profesional
07-06-2022 /
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah...
Indonesia-Tingkok Perkuat Hubungan Kerja Sama Melalui Beasiswa
06-06-2022 /
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menerima kunjungan Duta Besar Tiongkok Lu Kang, yang baru menjabat selama seratus hari...
Presidensi G20, Indonesia Pegang Peran Penting Perdamaian Rusia-Ukraina
26-04-2022 /
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan Indonesia memiliki peranan penting dalam upaya perdamaian agresi yang kini sedang terjadi...