Pelonggaran Penggunaan Masker, Melkiades Laka Lena: Sinyal Positif Pengendalian Pandemi

20-05-2022 / LAIN-LAIN

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi ‘Hepatitis Akut Mengancam, Bagaimana Antisipasinya?’ di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022). Foto: Eot/Man

 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melonggarkan kebijakan penggunaan masker di luar ruangan. Melki, sapaan akrabnya, menyebutkan kalau ini merupakan sinyal positif lantaran pengendalian pandemi di tanah air sudah makin baik.

 

“Dimana justru setelah habis Idulfitri, dengan berbagai parameter tentunya, itu dilakukan pelonggarkan (penggunaan masker di luar ruangan),” jelas Melki saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi ‘Hepatitis Akut Mengancam, Bagaimana Antisipasinya?’ di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

 

Politisi Partai Golkar ini meyakini, pemerintah pasti sudah melihat berbagai parameter sebelum menetapkan pelonggaran kebijakan masker ini. Seperti pertama, penularan yang terjadi tidak lebih tinggi dari 20 orang dibanding 100 ribu penduduk. Lalu di rumah sakit hanya ada 5 orang pasien dibanding 100 penduduk.

 

Sementara untuk kasus meninggal hanya satu orang dibanding 100 ribu orang penduduk, kemudian vaksinasinya di atas 70 persen, kemudian tingkat penularan di wilayah RT nya hanya satu. “Itu kalau kita lihat parameter seperti itu, memang pemerintah sudah bisa mengatakan kalau kita ini sudah menjadi endemi,” tambahnya.

 

Meski demikian, legislator dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) II tersebut tetap meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) meski kebijakan ini diberlakukan secara nasional. Pasalnya, penerapan kebijakan ini akan bersifat individu yang memerlukan kepekaan masyarakat dalam pelaksanaannya.

 

“Cuman bagi masyarakat sendiri, karena ini akan menjadi sangat individu sifatnya, apabila ada seseorang atau anggota keluarganya atau teman-teman sekitarnya juga yang ternyata dia terindikasi agar gejala-gejala Covid-19 sebaiknya orang itu dikarantina dan diharapkan pakai masker. Harus ada kesadaran dari orang per orang, komunitas perkomunitas, apabila anggota keluarga atau teman, atau kerabat, yang ada gejala itu, dikarantina dulu, dicek, kemudian pakai masker,” tutup Melki. (we/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Berbagi Kasih, PDO Parlemen Kunjungi Panti Werdha Pniel dan Lembaga Alkitab Indonesia
01-07-2022 / LAIN-LAIN
Persekutuan Doa Oikumene (PDO) MPR/DPR/DPD RI melakukan kunjungan kasih ke Panti Tresna Werdha Pniel Bintaro dan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI)...
Andreas Eddy Minta Pemkab Malang Percepat Realisasi Pembangunan
26-06-2022 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo meminta Pemerintah Kabupaten Malang agar mempercepat terjadinya realisasi pembangunan di wilayah tersebut. Satu di...
Agung Rai Minta Masyarakat Awasi Penggunaan Dana LPD Adat di Bali
25-06-2022 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya meminta masyarakat mengawasi penggunaan dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Adat...
Ace Hasan Hadiri Pelepasan Jemaah Haji Kabupaten Bandung, Minta Jemaah Fokus Ibadah
24-06-2022 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily melepas keberangkatan jemaah haji asal Kabupaten Bandung, di Gedung Raudhah Asrama...