DPR RI Gelorakan Dasasila Bandung di Konferensi Parlemen Negara Non-Blok

05-07-2022 / B.K.S.A.P.

Ketua Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, Mardani Ali Sera sampaikan pada Konferensi Jaringan Parlemen Gerakan Non-Blok yang diadakan di Baku, Azerbaijan, pada Jumat kemarin (1/7/2022) waktu setempat. Foto: Ist/Man

 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Mardani Ali Sera menegaskan perdamaian merupakan sebuah prasyarat mutlak mewujudkan tatanan dunia yang damai. Ia pun berpandangan, Dasasila Bandung yang pertama kali dirumuskan dalam pertemuan negara-negara Asia Afrika pada tahun 1955 silam menjadi sangat relevan dalam konteks dinamika isu-isu global hari ini yang semakin kompleks. 

 

Hal itu Ketua Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR-RI, Mardani Ali Sera sampaikan pada Konferensi Jaringan Parlemen Gerakan Non-Blok yang diadakan di Baku, Azerbaijan, pada Jumat kemarin (1/7/2022) waktu setempat.

 

Sepuluh prinsip yang lahir dari semangat solidaritas dan konsensus antara negara-negara Asia Afrika itu mendasari terbentuknya Gerakan Non-Blok. Tujuan utama dari Gerakan Non-Blok dimana Indonesia merupakan salah satu pendiri adalah untuk mewujudkan tatanan dunia yang damai. 

 

Lebih lanjut, Mardani menekankan agar semua delegasi yang hadir mengingat kembali bahwa 67 tahun silam. "Dimana para pendiri Gerakan Non-Blok berkumpul dan mengesampingkan segala perbedaan demi mencapai tujuan bersama, yaitu dunia yang lebih aman, damai dan sejahtera di tengah pertentangan ideologis blok barat dan blok timur ketika itu," ujarnya dalam rilis pers yang diterima Parlementaria pada Selasa, (5/7/2022).

 

Menurutnya, Gerakan Non-Blok sangat relevan terutama ketika dihadapkan pada dinamika global saat ini, seperti perang antara Rusia dan Ukraina, Pandemi, Perubahan Iklim, Krisis Pangan dan Energi, terganggunya stabilitas finansial serta keamanan manusia. 

 

Oleh karena itu kontribusi Parlemen melalui diplomasi, tidak hanya akan menguatkan, tetapi juga memberi nilai tambah pada Gerakan Non-Blok, yaitu nilai-nilai demokrasi, inklusivisme, saling menghargai dan dialog yang mengutamakan konsensus.

 

Mardani menuturkan, dengan keanggotaan kurang lebih 120 negara, Jaringan Parlemen Gerakan Non-Blok diyakini akan memiliki posisi tawar yang diperhitungkan dalam organisasi multilateral seperti Inter-Parliamentary Union (IPU). 

 

Tidak hanya dalam konteks penanganan isu-isu global terkini, tetapi juga dalam isu khusus seperti Kemerdekaan Palestina. Kemerdekaan Palestina merupakan "last chapter" dari Gerakan Non-Blok yang harus segera diselesaikan. 

 

Disamping itu, secara spesifik Mardani Ali Sera juga menyampaikan bahwa negara-negara Non-Blok juga diharapkan dapat mengacu pada Deklarasi Nusa Dua yang merupakan dokumen hasil Sidang Umum IPU, dalam menghadapi isu perubahan iklim, khususnya ketika menyusun legislasi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Politisi dari F-PKS ini juga mengusulkan pembentukan Komisi Young Parliamentarians di masa yang akan datang, mengingat bahwa anggota parlemen muda merupakan pewaris semangat perjuangan Gerakan Non-Blok dalam mewujudkan dunia yang damai dan lebih baik. 

 

Sidang Jaringan Parlemen Negara-negara Non Blok yang dilaksanakan di Baku, Azerbaijan juga menghasilkan Statuta dan Deklarasi Baku sebagai sebuah pondasi bagi Jaringan untuk bekerja. Turut berpartisipasi sebagai anggota Delegasi Indonesia adalah Wakil Ketua BKSAP DPR RI Hafisz Tohir, Anggota BKSAP DPR RI Hugua, Himmatul Aliyah dan Fathan Subchi. (ann/aha)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fadli Zon Tekankan Pengguatan Peran Parlemen dalam Pemberantasan Korupsi
08-12-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyoroti fenomena korupsi, pencucian uang, dan penipuan finansial yang...
Fadli Zon: Pentingnya Ciptakan Ruang Siber yang Sehat untuk Mendukung Demokrasi
08-12-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengingatkan, dalam setiap pemanfaatan teknologi digital perlu diwaspadai beberapa...
Ratih Singkarru Berharap AIPA Dapat Menjaga Stabilitas Keamanan ASEAN
25-11-2022 / B.K.S.A.P.
Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Ratih Megasari Singkarru berharap negara-negara ASEAN melalui ASEAN Inter-Parliamentary Assembly bisa lebih...
Delegasi DPR RI Perjuangkan Agenda Perdamaian dan Restorasi Demokrasi di Myanmar
23-11-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon mewakili parlemen Indonesia memimpin dan menghadiri Sidang Komisi Politik pada hari kedua Sidang Umum...