Puteri Komarudin Sampaikan Pentingnya Peningkatan Literasi Keuangan

19-07-2022 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin. Foto: Ist/Man

 

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menyampaikan pentingnya peningkatan literasi keuangan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pemuda G20 atau 'Y20 Indonesia Summit' 2022 pada perhelatan upacara pembukaan yang diselenggarakan, pada Senin kemarin (18/7). Dalam perhelatan ini ia didapuk sebagai Ketua Delegasi Indonesia pada Y20 Summit 2021, menyampaikan peran pemuda dalam pembentukan kebijakan negara anggota G20.

 

“Kami para delegasi pun berkomitmen untuk menyebarkan rekomendasi kebijakan tersebut. Sebagai anggota Komisi XI DPR RI, saya langsung menyampaikan rekomendasi kepada mitra kami. Bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Menteri Keuangan, kami terus dorong upaya peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang merata. Kami juga bekerja sama dengan bank pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di daerah dan terus memantau penyaluran bantuan tunai kepada masyarakat,” ungkap Puteri dalam keterangan persnya yang diperoleh Parlementaria, Selasa (19/7/2022). 

 

Dalam rangka mendukung Presidensi G20 Indonesia 2022, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyambut KTT Pemuda G20 atau Y20 Indonesia Summit 2022. Anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini pun merasa berkesan dan terhormat menyambut acara tersebut.

 

“Suatu kehormatan menyambut delegasi Y20 Indonesia Summit 2022 di DPR RI. Seperti teman-teman, tahun lalu saya juga bertugas sebagai delegasi, di tengah melaksanakan tugas sebagai anggota DPR RI. Pengalaman yang sangat menantang. Tapi jelas menjadi salah satu yang paling berkesan, karena akan terus mengingatkan bahwa saya juga mewakili pemuda di parlemen,” ujar Puteri dalam sambutannya.  

 

Lebih lanjut, Puteri mengingatkan peran penting delegasi dalam menentukan arah kebijakan global, khususnya yang menyangkut dimensi kepemudaan. “Isu yang dijawab tidak hanya menyangkut persoalan dan kebutuhan pemuda saat ini. Namun, juga bagaimana kesiapan serta solusi bagi anak muda dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan. Untuk itu, rekomendasi kebijakan tidak hanya inovatif dan visioner. Tapi, juga koheren dan realistis. Pastinya, kami di DPR RI menantikan masukan brilian dari pemuda-pemuda terbaik G20 demi masa depan bersama yang lebih baik lagi,” ungkap Puteri.

 

Dalam pidatonya, Ketua Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia (KPPI) ini juga menyoroti terbatasnya kesempatan bagi pemuda untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan kebijakan. “Jumlah anggota parlemen muda di Indonesia masih 12,5 persen, padahal hampir seperempat populasi kita adalah pemuda. Padahal kebijakan yang diambil saat ini akan mempengaruhi pula generasi mendatang. Karenanya di Y20 kemarin, kami tekankan agar pemuda mendapat dukungan penuh dari negara, seperti kebijakan kuota pemuda di pemerintahan, nominasi partai dan pemilu,” jelas Puteri.

 

Hal senada juga disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam sambutannya yang menyebut pemuda sebagai agen perubahan untuk memajukan Indonesia. Melalui forum Y20, Retno berharap pemuda dapat berkontribusi dan menjadi sumber solusi bagi dunia untuk pulih bersama dan lebih baik lagi.

 

Sebagai informasi, forum Y20 Indonesia Summit 2022 merupakan bagian dari pertemuan engagement groups KTT G20 yang tahun ini dipimpin Indonesia. Forum tersebut mempertemukan sekitar 100 orang perwakilan pemuda dari 20 negara anggota G20, negara sahabat, lembaga internasional, serta pemuda dari komunitas rentan non-negara, seperti pengungsi, disabilitas, dan masyarakat adat. Pada akhir KTT, forum ini akan menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan atau Komunike untuk disampaikan kepada pemimpin negara anggota G20. (eko/aha)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi XI Setujui Anggaran Tahunan Bank Indonesia 2023
23-11-2022 / KOMISI XI
Komisi XI DPR RI menyetujui Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) setelah melalui pembahasan dalam panitia kerja (Panja) tentang Penerimaan RATBI...
Anis Byarwati: RUU P2SK Masih Butuhkan Banyak Masukan dari Masyarakat
23-11-2022 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU P2SK) masih...
Ecky Minta Penjelasan BI terkait Perbedaan Asumsi Ekonomi di RATBI dengan APBN 2023
21-11-2022 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Mucharam meminta penjelasan Bank Indonesia (BI) terkait adanya perbedaan antara asumsi pada Rancangan...
Suku Bunga Acuan Naik, Legislator Pertanyakan Komitmen ‘Pro-Growth dan Stability’ BI
21-11-2022 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Siti Mufattahah mempertanyakan kebijakan Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi (pro-growth) dan stabilitas (pro-stability). Hal...