BKSAP Dorong Target Pembangunan Tasikmalaya Selaras dengan Kerangka Kerja SDGs

21-07-2022 / B.K.S.A.P.

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon berfoto bersama usai kegiatan Sosialisasi Diplomasi Parlemen di Kantor Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/7/2022). Foto: Ridwan/nvl

 

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Diplomasi Parlemen bertema “Urgensi SDGs dan Momentum Parliamentary Speakers Summit P20 Indonesia 2022 dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Rakyat di Kabupaten Tasikmalaya”. Dalam sambutannya, Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon mendorong agar target pembangunan di kota maupun kabupaten Tasikmalaya dapat selaras dengan kerangka kerja (frame work) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

 

“Satu hal yang penting, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya ini perlu menyesuaikan target pembangunannya dalam satu framework SDGs. Terdapat sebanyak 17 tujuan (goals), ada lebih dari 100 target. Misalnya tujuan nomor satu dan dua adalah nol kemiskinan dan kelaparan,” ujar Fadli di depan peserta sosialisasi di Kantor Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (20/7/2022).

 

Sehingga, upaya untuk menghadirkan zero poverty and hunger tersebut dapat dimulai dari sektor yang sangat dominan di Tasikmalaya, yaitu pertanian. Sehingga, diharapkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya beserta masyarakatnya dapat fokus meningkatkan pembangunan sektor pertanian yang berkualitas. Sehingga, berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Misalnya, Tasikmalaya cocok dengan pertanian. Itu bisa mendatangkan PAD yang besar kalau dikelola dengan baik karena harga-harga komoditas pasti merangkak naik,” tambah Fadli.

 

Di sisi lain, politisi Partai Gerindra ini turut mengingatkan, Indonesia pernah menjadi eksportir utama komoditas penting (hot commodities) ke beberapa negara di dunia saat masih dalam masa penjajahan Hindia-Belanda. Di antaranya adalah gula, cengkeh, dan tembakau. Namun, kini karena tata kelola yang kurang baik, akhirnya Indonesia alami kemunduran karena banyaknya impor komoditas.

 

Jika, Tasikmalaya fokus untuk mengembangkan sektor pertanian, maka tidak hanya berguna untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, tapi juga bermanfaat sebagai ketahanan pangan secara nasional dengan memperbanyak lumbung-lumbung pangan yang dipasok dari wilayah subur seperti Tasikmalaya. “Jadi, kalau kita rprioritaskan sektor pertanian itu sebenarnya sangat tepat di samping juga utuk ketahanan pangan kita,” ujar Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini.

 

Diketahui, struktur perekonomian di Kabupaten Tasikmalaya didominasi oleh empat kategori lapangan usaha yaitu Pertanian, kehutanan, dan Perikanan; Perdagangan Besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor; konstruksi; serta industri pengolahan. Keempat sektor usaha ini menyumbang sebesar 70 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

 

Struktur perekonomian sebagian masyarakat Tasikmalaya adalah berbasis pertanian, terutama pada pertanian tanaman pangan Hal ini terlihat dengan angka kontribusi pertanian terhadap penyusunan PDRB Kabupaten Tasikmalaya sebesar 39,29 persen. Meskipun kontribusinya dari tahun ke tahun mengalami sedikit penurunan namun masih tetap menduduki rangking pertama dibanding kaktegori lainnya.

 

Hadir pula dalam kegiatan Sosialisasi Diplomasi Parlemen tersebut, yaitu Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera (F-PKS), Putu Supadma Rudana (F-Demokrat), dan Hafisz Thohir (F-PAN); serta Anggota BKSAP DPR RI Kamrussamad (F-Gerindra) dan Muslim (F-Demokrat). Kemudian Sekda Kabupaten Tasikmalaya, sivitas akademika beberapa perguruan tinggi dan jajaran Forkopimda Tasikmalaya. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Di P20, DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi Lewat Konsep Go Green
29-09-2022 / B.K.S.A.P.
DPR RI siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G20 Parliamentary Speaker Summit (P20) yang akan diselenggarakan pekan depan. Kepada...
Empat Isu Besar akan Dibahas dalam P20
27-09-2022 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon memimpin Embassy Briefing untuk persiapan penyelenggaraan Sidang The 8th...
BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia
27-09-2022 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana berharap Parlemen Uni Eropa lebih membuka diri...
BKSAP DPR Terima Delegasi Parlemen Uni Eropa Bahas Perubahan Iklim dan Konflik Rusia-Ukraina
27-09-2022 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan sejumlah delegasi Parlemen Uni Eropa, yang terdiri dari Parlemen Jerman,...