Hetifah Sjaifudian Gaungkan Optimalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Untuk Pembangunan IKN

06-08-2022 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian. Foto: Devi/rni

 

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menggelar pertemuan dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah serta rektor dan direktur politeknik se-Kalimantan Timur. Didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Kiki Yulianti dan Direktur APTV Kemendikbudristek Beny Bandanadjaja, Hetifah mengaungkan mengenai optimalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

 

Diketahui, di Kaltim,  ada 37 Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK). Dari jumlah itu ada 35 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka dan 33 di antaranya sudah mendaftar di platform Merdeka Mengajar. Namun, lanjut Hetifah, masih ada yang menjadi tantangan sekolah vokasi yaitu mismatch antara permintaan dan penawaran tenaga kerja, dimana proporsi pengangguran terdidik menjadi yang terbesar.

 

“Kalimantan Timur sebagai provinsi yang menaungi Ibu Kota Nusantara sudah seharusnya mendapatkan perhatian, khususnya di bidang pendidikan, agar SDM-nya banyak terserap di dunia kerja. Saat ini kita kekurangan tenaga ahli konstruksi untuk pembangunan di IKN dimana diharapkan SDM-nya berasal dari masyarakat Kaltim,” kata Hetifah melalui keterangan pers yang diterima Parlementaria, Sabtu (6/8/2022). 

 

Sepakat dengan Hetifah, Kepala Sekolah SMK 1 Penajam Paser Utara (PPU) Toni menegaskan bahwa dalam persiapan menuju Ibukota Nusantara diperlukan peran sekolah vokasi. “Bukan hanya perangkat dan infrastruktur tetapi juga pendampingan dari perguruan tinggi untuk mengubah mindset guru-guru di SMK,” kata Toni. 

 

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI Kiki Yulianti meyakini diperlukan cara kerja bersama untuk mengembangkan Ibukota Nusantara, karena pasti akan terjadi akulturasi budaya, kebutuhan akan adaptasi cara pandang, cara pikir dan cara kerja. Hal ini membuat pemerintah harus jeli melihat situasi yang dinamis. “Agar terjadi sharing knowledge dari SMK PK kepada SMK-SMK lainnya di Kalimantan Timur, agar Kalimantan Timur mampu menyiapkan smart people untuk kota futuristik dengan kawasan hijau,” tutup Kiki. (rnm/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
F-PDIP Terima Audiensi dengan HKBP Maranatha Cilegon
03-10-2022 / LAIN-LAIN
Anggota Fraksi PDI-Perjuangan DPR RI Diah Pitaloka menyatakan akan membuka ruang dialog untuk menindaklanjuti aspirasi perwakilan Jemaat Huria Kristen Batak...
Said Abdullah Minta Tragedi Kanjuruhan Diinvestigasi Mendalam
03-10-2022 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Said Abdullah meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kepolisian Republik Indonesia...
Anggota DPR Dorong Pelaksanaan Pemilu 2024 yang Jujur dan Adil
30-09-2022 / LAIN-LAIN
Anggota DPR RI Herman Khaeron menilaibahwa kecurangan dalam kontestasi pemilihan umum (pemilu) memang terdapat potensi untuk terjadi. Untuk itu ia...
Inovasi Kehadiran QRIS Diharapkan Mampu Majukan UMKM
26-09-2022 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir berharap inovasi kehadiran pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)...