Legislator Minta Pertamina Transparan Jelaskan Ketidaksesuaian Stok dan Fakta Pertalite di Lapangan

14-08-2022 / KOMISI VII

Anggota Komisi VII DPR RI Nurhasan Zaidi. Foto: Dok/nvl

 

Anggota Komisi VII DPR RI Nurhasan Zaidi meminta Pertamina secara transparan menjelaskan ketidaksesuaian antara stok dan fakta mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di lapangan. Sebab, menurut informasi yang diperolehnya, banyak masyarakat yang sulit mendapatkan Pertalite di berbagai stasiun pengisian bahan bakar, setidaknya selama satu pekan terakhir.

 

Padahal, pernyataan dari Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa stok Pertalite tersedia hingga 18 hari ke depan dan akan terus diproduksi. "Dari sisi volume penyediaan Pertalite, dari kuota sebanyak 23,05 juta liter Pertalite di tahun 2022, sampai bulan Juli ini sudah terpakai 16,8 juta kiloliter. Ini artinya masih ada sisa 6,25 juta liter lagi yang tersedia," ungkap Nurhasan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Minggu (14/8/2022).

 

Dari segi ketersediaan ini, dilihat dari tren konsumsi Pertalite, ia menilai sisa kuota ini tidak akan mencukupi sampai akhir tahun. “Karena itu, saya mendesak Pemerintah dan Pertamina harus sigap dalam mengambil tindakan dan segera mengambil langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan Pertalite ini," ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

 

Nurhasan menyarankan agar dibuka opsi untuk menambah kuota Pertalite. Menurutnya, ketersediaan Pertalite yang cukup akan membantu masyarakat untuk bangkit lagi secara ekonomi. "Daya beli masyarakat belum pulih sebagai dampak dari pandemi, sehingga jangan lagi dipersulit dengan kesulitan memperoleh Pertalite. Pertalite ini termasuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Sehingga, menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah untuk memastikan ketersediaannya. Pemerintah dan Pertamina wajib membuat rencana cadangan (contingency plan) menghadapi berbagai skenario ke depan," tutupnya. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi VII Minta Pimpinan SKK Migas Baru Genjot Program 1 Juta Barel Minyak
08-12-2022 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto mendesak pimpinan baru SKK Migas (Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu...
Zulfikar Hamonangan Kritik Tumpang Tindih Program Pelatihan Antar-Kementerian
08-12-2022 / KOMISI VII
Anggota Komisi VIIDPR RIZulfikar Hamonangan mengkritiksoal tumpang tindihnya program kerja pada Kementerian Perindustrian dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan kementerian/lembaga lainnya. Menurutnya,...
Syaikhul Islam Pesimis Indonesia Jadi Produsen Baterai Kendaraan Listrik
08-12-2022 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam mengaku pesimis Indonesia dapat menjadi produsen besar baterai kendaraan listrik untuk mendukung ekosistem...
Komisi VII Bahas Kinerja Industri Hilir Migas dengan Ditjen Migas dan BPH Migas
08-12-2022 / KOMISI VII
Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber...