Alien Mus: Sorgum Solusi Alternatif Pengganti Gandum

22-08-2022 / KOMISI IV

Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus. Foto: Andri

 

Peperangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina menimbulkan ancaman krisis pangan global. Salah satu komoditi yang dikhawatirkan terancam kelangkaan adalah gandum, dimana Rusia dan Ukraina merupakan negara pengekspor gandum. Indonesia pun perlu mengantisipasi ancaman kelangkaan gandu mini, salah satu solusi alternatifnya adalah sorgum.

 

“Jadi begini, satu, gandum sama sorgum ini kan memang kualitasnya memang berbeda. Tapi begini, kita juga harus mencari solusi apabila kita ini sudah masuk dalam tahap food crisis atau kelangkaan pangan dan krisis pangan. Jadi kita harus mencari langkah-langkah dan solusi alternatif yang lebih baik,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus kepada Parlementaria, Kamis (18/8/2022).

 

Sorgum sendiri masih satu famili dengan gandum. Hanya saja tepung sorgum tidak memiliki gluten seperti tepung terigu. Tidak adanya gluten ini membuat olahan hasil tepung sorgum tidak elastis seperti olahan yang dibuat dengan gandum. Namun, sorgum merupakan pengganti gandum yang cukup baik, karena sorgum dapat menjadi konsumsi dan pakan ternak.

 

“Kedua, tadi juga selain itu kan memang sorgum ini bisa dikonsumsi sebagai bahan makanannya manusia dan juga bisa menjadi bahan pakan untuk peternakan. Jadi memang langkah-langkah strategis yang harus diambil oleh pemerintah adalah bagaimana untuk meningkatkan namanya ketersediaan sorgum itu,” ucap Alien.

 

Politisi Partai Golkar itu menilai sorgum sebagai solusi alternatif kelangkaan gandu mini merupakan hal yang bagus dan luar biasa untuk ketahanan pangan di Indonesia. Namun, pemerintah perlu melihat bagaimana ketersediaan daripada sorgum di dalam negeri saat ini.

 

“Karena memang kita nggak tahu ke depan ini, satu-dua tahun kedepan bagaimana? Kalau orang bilang krisis pangan, seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden kemarin ya, itu kan berarti kita harus atensi dari jauh-jauh hari. Jangan sampai udah deket baru kita kalang kabut nyari apa solusinya?” tutur Alien.

 

Untuk mendukung adanya solusi alternatif sorgum ini, legislator dapil Maluku Utara itu menilai pemerintah perlu melakukan banyak hal, termasuk sosialisasi. “Bukan Cuma sosialisasi saja, tapi juga harus menyampaikan bahwa penyediaan benih, dan penerimaan masyarakat terhadap konsumsi sorgum,” tutup Alien. (gal/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Saadiah Uluputty Terinspirasi Kawasan 'Ketapang Urban Aquaculture' Guna Adaptasi di Maluku
30-11-2022 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Sa’adiah Uluputty mengaku terinsipirasi dengan adanya tempat konservasi dan eduwisata kawasan Taman Mangrove ‘Ketapang Urban...
Dukung Budi Daya Mangrove untuk PNBP dan Kesejahteraan Nelayan
30-11-2022 / KOMISI IV
Komisi IV DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) ke kawasan Taman Mangrove ‘Ketapang Urban Aquaculture’ yang terletak di Desa...
Kolaborasi Pemerintah dan Perusahaan Rintisan Diharapkan Guna Kelola Sampah di Pasar Cikopo
28-11-2022 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah berharap agar pemerintah bisa berkolaborasi dengan perusahaan start-up (rintisan) anak-anak muda untuk...
Jelang Nataru, Harga Pangan Pasar Cikopo Masih Stabil
28-11-2022 / KOMISI IV
Harga bahan pangan di Pasar Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat masih relatif stabil menjelang momen Natal dan Tahun Baru...