Anggota DPR Tegas Setujui Naturalisasi Jordy Amat dan Sandy Walsh Sesuai Amanat UU

29-08-2022 / KOMISI III

Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati saat rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kemenkumham diwakili Wamenkumham Edward O.S Hiariej , Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang digelar di Ruang Rapat Komisi III, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2022). Foto: Eno/Man

 

 

Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati secara tegas menyetujui naturalisasi Jordy Amat Maas dan Sandy Harry Walsh pesepakbola asal warga negara Belanda dan Spanyol untuk mendapatkan kewarganegaraan Republik Indonesia sesuai surat masuk Presiden RI. Terlebih, mengingat prestasi kedua pesepakbola tersebut yang mengharumkan bangsa Indonesia di mata dunia. 

 

Demikian disampaikan Sari saat rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diwakili Wamenkumham Edward O.S Hiariej , Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoesia (PSSI) Mochamad Iriawan yang digelar di Ruang Rapat Komisi III, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (29/8/2022).

 

"UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dalam Pasal 20 menegaskan bahwa orang asing yang telah berjasa kepada negara Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara dapat diberi kewarganegaraan Republik Indonesia. Dalam hal ini tentu berkaitan keahlian dibidang olahraga, maka demi bangsa dan negara kami sangat menyetujui Jordy Amat dan Sandy Walsh pesepakbola asal warga negara Belanda dan Spanyol untuk mendapatkan kewarganegaraan Republik Indonesia," ujar Sari.

 

Namun demikian, tandas Politisi Fraksi Partai Golkar ini, wajib perlu diperhatikan beberapa aspek terutama dokumen persyaratan menjadi warga negara Indonesia. "Dan mungkin catatan untuk Menpora dan PSSI kedepannya mereka (Jordy Amat dan Sandy Walsh) ini harus bisa berbahasa Indonesia yang lebih baik. Selain bicara dan berbahasa Indonesia, diharapkan juga untuk hafal Pancasila dan Indonesia Raya," pungkas Sari. (pun, adi/aha)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi III DPR Tegaskan Pengedar dan Penjual Narkoba Harus Dihukum Maksimal
03-12-2022 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh menegaskan bahwake depanbagi pengedar dan penjual narkoba harus dihukum secara maksimal....
Legislator Berikan Catatan Penting Terhadap RUU KUHP
25-11-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan pandangan Fraksi terkait dengan Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana...
Komisi III dan Kemenkumham Setujui RUU KUHP di Pembahasan Tingkat I
25-11-2022 / KOMISI III
Komisi III DPR RI dalam rapat kerja bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang digelar di Ruang Rapat...
Pasal Penghinaan Pemerintah Diusulkan Sebagai Delik Aduan dalam RUU KUHP
24-11-2022 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mengusulkan pasal penghinaan pemerintah yang terdapat pada Pasal 240 dan 241 Rancangan Undang-Undang...