Junaidi Auly Usulkan Pembuatan Klaster Pangan Atasi Inflasi di Jambi

10-09-2022 / KOMISI XI

Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR memantau pengendalian Inflasi di Provinsi Jambi, Jumat (9/9/2022). Foto: Jaka/nvl

 

Anggota Komisi XI DPR Junaidi Auly mengusulkan agar Bank Indonesia sebagai leading sector bidang moneter dan stabilitas sistem keuangan membuat semacam klaster pangan untuk menyelesaikan permasalahan tingginya inflasi di Provinsi Jambi. Menurut Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, penyebab inflasi Jambi tertinggi di Indonesia yakni 8,55 persen adalah karena adanya kenaikan harga pada beberapa komponen utama seperti kelompok makanan, minuman dan tembakau.

 

“Saya kira untuk menyelesaikan hal tersebut, Bank Indonesia perlu membuat klaster ketahanan pangan di daerah-daerah. Misalnya membuat klaster cabai merah yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi, dengan dibentuknya klaster bisa lebih fokus dan sifatnya ini stimulan untuk masyarakat,” terang Junaidi saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR memantau pengendalian Inflasi di Provinsi Jambi, Jumat (9/9/2022)

 

Untuk itu, menurut politisi PKS tersebut, BI perlu berkoordinasi ditingkat daerah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar langkah-langkah pembuatan klaster pangan bisa diikuti oleh daerah. "Jika telah dibentuk klaster cabai atau bawang merah, serta yang kemudian dikuatkan klaster-klaster itu, sehingga nanti bisa dipantau sejauh mana kluster ini  diadopsi oleh pemerintah daerah secara merata dan masif. Semoga nanti dengan gerakan yang masif ini, harga bisa dikendalikan dan inflasi bisa ditekan,” harap Junaidi.

 

Junaidi menyatakan, untuk mengatasi inflasi sebenarnya strategi yang direncanakan Gubernur Jambi Al Haris seperti keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan dan pendistribusian yang merata sudah baik. “Tapi yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana pelaksanaannya di lapangan,  apakah bisa sesuai dengan planning. Artinya planning-nya harus tepat  dan juga antisipasi di daerah itu betul-betul harus konkret,” pungkas legislator daerah pemilihan (dapil) Lampung II ini. (jk/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Belum Dapat DIPA APBN 2023, Badan Otorita IKN Harus Cari Cara Yakinkan Investor
06-02-2023 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas mendorong Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mencari cara dalam meyakinkan investor...
Legislator Desak OJK Intensifkan Pengawasan Asuransi Unit Link
06-02-2023 / KOMISI XI
Presiden RI Joko Widodo memberikan sorotan khusus terhadap persoalan asuransi Unit Link dalam sambutan di Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan...
Legislator Apresiasi Kontribusi PT SMI terhadap Pembangunan Infrastruktur di Kalsel
06-02-2023 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengapresiasi kontribusi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dalam mendukung pembiayaan dari berbagai proyek...
Komisi XI Dukung Pemerataan Pembangunan di Kalsel
06-02-2023 / KOMISI XI
Wakil Ketua Komisi XI DPR Fathan mengaku optimistis atas capaian pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan...