Hafisz Tohir Harap Parlemen Indonesia dapat Berikan Pendidikan Politik ke Generasi Muda

15-09-2022 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI DPR RI Achmad Hafisz. Foto: Runi/Man

 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI DPR RI Achmad Hafisz Tohir berharap parlemen Indonesia ke depannya harus dapat memberikan pendidikan politik kepada generasi muda. Karena itu, tambahnya, generasi muda harus dipersiapkan sejak dini karena merekalah yang akan meneruskan Kepemimpinan di 2045 nanti, yaitu saat cita-cita Indonesia sebagai negara maju dan menjadi Big Five diharapkan terwujud.

 

“Akan tetapi ada satu catatan saya, yaitu perlu dipersiapkan dengan baik melalui strategi pendidikan nasional yg menurut hemat saya sangat penting adalah pembangunan karakter bangsa," tegas Hafisz dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, Jumat (16/9/2022). Sebelumnya Hafisz menghadiri kuliah umum di hadapan 200 mahasiswa dari beberapa kampus yang menjadi peserta ‘Magang di Rumah Rakyat’, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

 

Sejauh ini ia menilai pembangunan fisik, belum dibarengi dengan masifnya membangun modal sosial di masyarakat, terutama pada generasi muda. "Saya pikir dulu ide revolusi mental akan dibarengi dengan implementasi yg praktis kepada masyarakat, tetapi sepertinya belum terasa implementasi riil konsep tersebut. Padahal modal sosial berupa karakter bangsa yang kuat dan mulia sangat diperlukan," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

 

Karena itu, pembangunan karakter (character building) menurutnya tidak hanya diperlukan di awal kemerdekaan, saat kita masih muda sebagai negara dan masih mencari identitas diri. Namun, pembangunan karakter mestinya terus dilakukan karena generasi demi generasi berganti dan tantangan serta lingkungan juga berubah setiap waktu. "Character building adalah never ending process bagi sebuah bangsa," tegas Hafisz.

 

Diketahui, saat ini Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Kemendikbud Ristek RI menyelenggarakan program ‘Magang di Rumah Rakyat’. Kegiatan yang diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai kota ini merupakan salah satu rangkaian dari program ‘Kampus Merdeka’ yang menjadi bagian kebijakan Merdeka Belajar. Program magang ini kurang lebih akan berlangsung hingga Desember 2022. (rdn/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR dan LSPR Jepang akan Rancang Kerja Sama Tangani Mental Disorders
03-02-2023 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera menerima tamu delegasi Jepang dari LSPR Institute of Communication and Business. Dalam...
DPR Dorong Diplomasi Parlemen untuk Mewujudkan Stabilitas di ASEAN
01-02-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menjelaskan pentingnya diplomasi parlemen guna mewujudkan stabilitas di kawasan...
Dewi Coryati: Parlemen Indonesia Dukung Keterwakilan Perempuan dalam Proses Perdamaian
01-02-2023 / B.K.S.A.P.
Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Dewi Coryati menegaskan, parlemen Indonesia mendukung partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam...
Gilang Dhielafararez Kecam Kunjungan Menteri Israel di Kompleks Al-Aqsa
31-01-2023 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Gilang Dhielafararez mengecam kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir...