M. Kadafi Sarankan Agar Menparekraf Lakukan Kolaborasi Mendorong Pertumbuhan Pariwisata dan Ekraf

21-09-2022 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi saat Rapat Kerja dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia membahas Penyesuaian RKA-K/L Tahun 2023 sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran, Rabu, (21/9/2022). Foto: Devi/Man

 

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi menyarankan agar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melakukan kolaborasi dengan kementerian lain atau dengan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional. Pernyataan tersebut dipaparkan saat Rapat Kerja membahas Penyesuaian RKA-K/L Tahun 2023 sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran, Rabu, (21/9/2022).

 

"Hari ini pariwisata kembali hidup dan tumbuh, mudah-mudahan dengan strategi-strategi yang jitu, kita berharap mas menteri, mbak wamen beserta seluruh jajaran bisa melakukan program-program kolaborasi dengan kementerian yang lain, kemudian dengan pelaku usaha, dan juga dengan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan pariwisata baik di pusat mau pun di daerah," papar Kadafi di ruang rapat Komisi X, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

 

Dalam rapat ini Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran definitif Kemenparekraf RI TA 2023 sebesar Rp3,3 triliun atau lebih tepatnya Rp3.381.345.168.000. Menurut Kadafi meskipun anggaranya dirasa masih kurang namun dia yakin dengan kemampuan yang dimiliki Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta jajarannya bisa menjalankan program-program unggulan yang memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

 

"Saya yakin dengan kelihaian mas menteri serta mbak wamen, dengan anggaran yang sangat terbatas bisa menjalankan harapan-harapan di Kemenpar Ekraf. Program-program unggulan yang bisa memberikan dorongan kepada pelaku usaha, baik itu pariwisata mau pun ekonomi kretaif, serta mengembangkan sektor-sektor usaha, juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan," ungkap Kadafi. (ssb/aha) 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Haerul Amri Akomodir Aspirasi Kurangnya Fasilitas Infrastruktur Penunjang Wisata di Kulon Progo
30-11-2022 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI, Mohammad Haerul Amri mengakomodir aspirasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY, mengenai kurangnya...
Legislator Minta Agar Warisan Budaya Jabar Di Gaungkan di Kabupaten Bandung
29-11-2022 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR Nuroji meminta potensi wisata warisan budaya Jawa Barat juga digaungkan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Bandung....
Pariwisata di Kabupaten Bandung Harus Memberikan Dampak Ekonomi Masyarakat
29-11-2022 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Fahmy Alaydroes mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung harus membuat sebuah kebijakan agar pariwisata di daerahnya...
Perlu Adanya Aturan Bersama Atasi Tumpang Tindih Pengembangan Pariwisata
29-11-2022 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf menyoroti permasalahan regulasi dalam bidang Kepariwisataan, salah satunya disebabkan masih adanya tumpang tindih...