Komisi IV Harap Perusahaan Tambang Komitmen Jaga Kualitas Lingkungan Hidup

27-09-2022 / KOMISI IV

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono saat membuka Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi IV DPR RI dengan sejumlah para petinggi perusahaan tambang di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Foto: Arief/Man

 

Komisi IV DPR RI menekankan agar perusahaan tambang yang memperoleh izin melakukan aktivitas tambang di Indonesia untuk konsisten menjaga kualitas lingkungan hidup di sekitar kawasan tambang. Tanpa komitmen tersebut, baik manusia sekaligus hayati dan fauna di sekitarnya akan rusak dan punah.

 

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono saat membuka Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi IV DPR RI dengan sejumlah para petinggi perusahaan tambang di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022). Dengan membentuk Panja Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Komisi IV DPR RI ingin segera menyelesaikan masalah lingkungan dengan mitra kerja.

 

“Bahkan pencemaran dan kerusakan lingkungan menimbulkan dampak buruk bagi manusia seperti penyakit dan bencana alam. Perlu upaya untuk mencegah kerusakan lingkungan. Apabila tidak dikelola dengan baik, berpotensi besar menurunkan kualitas lingkungan hidup dan berpengaruh terhadap kesehatan manusia,” tutur Budi, sapaan akrab politisi Partai Gerindra itu.

 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Hanan A. Rozak menegaskan perusahaan tambang menepati janjinya untuk menjaga kelestarian lingkungan di mana tercantum dalam AMDAL. Ke depannya, ia mengusulkan agar dibuat matriks janji menjaga lingkungan, sehingga menjadi acuan untuk evaluasi komitmen perusahaan terhadap lingkungan hidup.

 

“Kami harap dibuatkan matriks yang berisi janji (komitmen menjaga lingkungan hidup) itu. Sehingga, bisa diukur. Semua dikembalikan kepada aturan, juga fungsi pengawasan, yang kita pegang ini adalah aturan. Jika pelanggaran tersebut dari kelalaian tadi atau sebab lain, maka kita lihat matriks janji itu.” tandas politisi Partai Golongan Karya (F-Golkar) itu.

 

Sebagai informasi, pertemuan tersebut membahas soal pencegahan dan pengendalian pencemaran serta kerusakan lingkungan dampak operasional perusahaan tambang. Di mana, dihadiri oleh sejumlah petinggi perusahaan tambang di Indonesia, yaitu PT ANTAM Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Rayon Utama Makmur, PT Prima Pasir Coal Indonesia, PT Vale Indonesia, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. (ts/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bahas RUU KSDAHE Dengan Pakar, Komisi IV: Jera Pelaku Kriminal Lingkungan
09-12-2022 / KOMISI IV
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini mengatakan bahwa dalam penyempurnaan Rancangan Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam...
Beda Data Stok Beras, Johan Rosihan: Pemerintah Gagal Urus Beras
08-12-2022 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihanmenilai buruknya kinerja pemerintah dalam mengkoordinasi data dan memastikan ketersediaan stok beras nasional. Menurutnya,...
Bangun Agrowisata Harus Pertimbangkan Semangat Kelestarian Ekosistem Hayati
07-12-2022 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema menyatakan menciptakan pembangunan agrowisata tidak boleh sembarangan. Sebab, dirinya sangat menyayangkan jika...
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Komisi IV Minta BUMN Perkebunan dan Kehutanan Berkolaborasi
06-12-2022 / KOMISI IV
Komisi IV DPR RI sepakat meminta Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Perum Perhutani, PT Inhutani I, dan PT Inhutani V...