DPR Dorong Kerja Sama Antar Parlemen Upayakan Perdamaian di Ukraina

05-10-2022 / B.K.S.A.P.

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Rusia Adies Kadir saat pertemuan dengan Head Friendship Group of the Federation Council Liliya Gumerova di ruang pertemuan Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: Runi/Man

 

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Rusia Adies Kadir menjelaskan, melalui kerja sama antar parlemen di forum internasional, DPR RI dan Parlemen Rusia perlu memainkan peran diplomasi parlemen. Dalam rangka mengupayakan terwujudnya perdamaian dan keamanan internasional, dengan mengingatkan negara-negara di dunia untuk menjaga dan memelihara keamanan internasional dan perdamaian dunia sesuai dengan hukum internasional dan Piagam PBB.

 

"Khusus untuk perang di Ukraina, sejalan dengan resolusi yang dihasilkan oleh Sidang IPU ke-144 di Bali mengenai 'Resolusi Damai untuk Perang di Ukraina', diharapkan perang di Ukraina untuk dihentikan, dan kedua belah pihak segera mengupayakan perdamaian secara sungguh-sungguh melalui dialog dan diplomasi," ajak Adies kepada 'Head Friendship Group of the Federation Council (Russia)', Liliya Gumerova di ruang pertemuan Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

 

Dia juga menjelaskan, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat kerja sama bilateral, Adies berharap kerja sama antar parlemen juga untuk ditingkatkan. Dia percaya bahwa peningkatan kerja sama parlemen ke parlemen melalui dialog antar parlemen secara reguler juga penting untuk peningkatan hubungan bilateral. "Terkait kerja sama antarparlemen, dapat kami sampaikan, DPR RI telah membentuk 102 Grup Kerja Sama Bilateral dengan parlemen negara sahabat, di antaranya dengan Parlemen Rusia," ujar Adies.

 

Menurut Politisi dari Fraksi Golkar ini, melalui kerja sama antar parlemen, DPR RI dan Parlemen Rusia dapat ikut mengawal dan mengawasi implementasi program kerja sama bilateral yang telah disepakati. DPR RI dan Parlemen Rusia juga dapat membantu mencari potensi dan peluang kerja sama bilateral yang perlu dikembangkan oleh kedua negara.

 

Melalui kerja sama antarparlemen di forum internasional, seperti melalui Inter-Parliamentary Union (IPU) dan Asian Parliamentary Assembly (APA), DPR RI dan Parlemen Rusia perlu terus menyuarakan pentingnya negara-negara di dunia untuk bekerja sama mengatasi masalah global, seperti perubahan iklim, krisis pangan, krisis energi, isu kesehatan, serta perang yang masih berkecamuk di beberapa kawasan dan kondisi geopolitik dunia yang masih belum jelas. (ssb/aha)

 

#P20Indonesia 
#P20 
#PulihBersama 
#DiplomasiParlemen 
#DiplomasiDPR 
#RecoverTogetherRecoverStronger


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Gelar 'Executive Briefing', DPR RI Siap Sukseskan Presidensi dan Sidang AIPA ke-44
23-01-2023 / B.K.S.A.P.
Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Keketuaan ASEAN atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 dari Kamboja. Di...
Pemkab Bogor Perlu Implementasikan SDGs Guna Selesaikan Persoalan Ketahanan Pangan
22-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengimplementasikanSustainable Development Goals(SDGs)...
GKSB Indonesia-Korea Selatan Buka Potensi Kerja Sama Bidang Pertanian
19-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI - Parlemen Korea Selatan Edward Tannur menekankan kerja sama Indonesia dan Korea...
GKSB Indonesia-Perancis Pastikan Kerja Sama Kedua Negara Jadi Lebih Erat
18-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) Indonesia-Prancis Hetifah Sjaifudian menerima kunjungan Senat Perancis Mr. Damien Regnard yang didampingi oleh Sekretaris Satu...