Komisi V Imbau Kemendes PDTT Tingkatkan Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran

24-11-2022 / KOMISI V

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae saat memimpin rapat kerja dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Foto: Arief/nr

 

Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dalam rapat ini Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae meminta Kemendes PDTT untuk meningkatkan monitoring, evaluasi dan koordinasi agar mempercepat realisasi TA 2022 sesuai saran dan masukan dari para anggota dan pimpinan Komisi V DPR RI.

 

“Komisi V DPR RI meminta kepada Kemendes PDTT meningkatkan sistem monitoring dan evaluasi yang rutin serta melaksanakan koordinasi secara reguler untuk mempercepat realisasi program dan anggaran di masing-masing Unit Kerja Eselon I,” harap Ridwan di ruang rapat Komisi V DPR RI, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

 

Meskipun demikian Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Kemendes PDTT karena dinilai telah maksimal merealisasikan program dan penyerapan anggaran sepanjang Tahun Anggaran 2022. Apresiasi tersebut disampaikan Ridwan Bae, saat rapat kerja antara Komisi V DPR bersama Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dengan agenda Evaluasi Pelaksanaan APBN TA 2022. “Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Kemendes PDTT atas capaian dan realisasi program dan anggaran 2022 sampai dengan bulan November 2022," kata Ridwan.

 

Dalam Raker tersebut Mendes PDTT Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Halim melaporkan rincian realisasi keuangan dan kegiatan yang telah dilakukan. Menurutnya, serapan anggaran mencapai 2,2 triliun atau setara 70,71 persen dari total pagu termasuk usulan buka blokir Automatic Adjusment.

 

Gus Halim juga mengakui, realisasi Kemendes PDTT pada 2022 memang lebih rendah dari serapan tahun lalu yang mencapai 75,50 persen. Namun apabila akhir tahun ketika prognosis terpenuhi maka otomatis akan terserap 91,81 persen termasuk Automatic Adjusment. “Tetapi kalau Automatic Adjusment tidak masuk didalam perhitungan akan mencapai 97,39 persen. Berarti lebih tinggi serapannya dibanding tahun 2021,” papar Gus Halim. (ssb/aha)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jelang Akhir Tahun, DPR Nilai Pemerintah Makassar Siap Hadapi Nataru
03-12-2022 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menilai bahwa terkait persiapan dan kesiapan menjelang Natal dan Tahun...
Jelang Nataru, BMKG Diharap Aktif Sampaikan Mitigasi Bencana
01-12-2022 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI, Bob Andika Mamana Sitepu, meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk terus menyampaikan kepada...
Persiapan Infrastruktur dan Transportasi Jelang Nataru di Sumut Sudah Baik
01-12-2022 / KOMISI V
Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), volume mobilitas masyarakat diperkirakan sebanyak 60,6 juta atau sebanyak 22,4 persen...
Persiapan Transportasi dan Infrastruktur Hadapi Nataru di DIY Diharapkan Berjalan Baik
30-11-2022 / KOMISI V
Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sudewo menyampaikan bahwa secara umum berbagai persiapan...