Fadli Zon: Pentingnya Ciptakan Ruang Siber yang Sehat untuk Mendukung Demokrasi

08-12-2022 / B.K.S.A.P.

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon saat 'virtual meeting with the Chair of the United Nations Ad Hoc Committee to Elaborate a Comprehensive International Convention on Countering the Use of Information and Communications Technologies for Criminal Purposes'. Foto: Ist/nr

 

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengingatkan, dalam setiap pemanfaatan teknologi digital perlu diwaspadai beberapa risiko salah satunya penyalahgunaan informasi. Menurutnya persaingan geopolitik dan keruntuhan multilateralisme memiliki implikasi nyata, bahkan dampaknya pun saat ini juga merambah ke dunia siber. Padahal, keamanan dunia siber sangat penting untuk membangun kepercayaan di era digital ini.

 

“Senang sekali bisa bergabung dalam diskusi tentang menciptakan dunia siber yang aman untuk demokrasi. Penting pula untuk memastikan dunia siber yang terbuka, bebas, aman, tangguh, dan bertanggung jawab untuk semua,” tutur Fadli dalam 'virtual meeting with the Chair of the United Nations Ad Hoc Committee to Elaborate a Comprehensive International Convention on Countering the Use of Information and Communications Technologies for Criminal Purposes', Selasa (6/12/2022).

 

Politisi Partai Gerindra ini tidak memungkiri bahwasanya perpecahan yang terjadi di berbagai lapisan masyarakat bermula dari misinformasi dan disinformasi yang terus menerus dikonsumsi oleh publik. Hal ini pula yang menjadi ujian ketika pemerintah sedang berupaya untuk mewujudkan negara yang demokrasi.

 

Selain itu, Fadli juga menyinggung fungsi legislasi yang dimiliki oleh parlemen. Menurutnya, dengan fungsi tersebut, parlemen dan anggota parlemen memiliki peran penting untuk mengembangkan kerangka kerja keamanan siber legislatif dan institusional. Harus ada jaminan berupa payung hukum untuk memastikan keamanan dunia siber yang terbuka dan mampu menunjang negara yang demokratis.

 

“Kita perlu meningkatkan koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama untuk mendorong dialog yang berkenaan dengan dunia siber dengan melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan akademisi. Tentu saja anggota parlemen harus menjadi motor penggerak dari berbagai upaya tersebut. Bersama-sama, mari kita perkuat kemitraan untuk mewujudkan dunia siber yang aman bagi semua, yang memuat harapan dan kesetaraan dalam berdemokrasi,” pungkasnya. (we/aha) 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Fadli Zon Ingatkan Pentingnya Majukan Kerja Sama dengan Negara di Afrika
29-01-2023 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengatakan, Aljazair merupakan salah satu negara di Afrika yang...
BKSAP DPR Kutuk Keras Penembakan Warga Palestina di Jenin
28-01-2023 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengutuk keras penembakan warga Palestina di kamp pengungsi Jenin. Menurut Ketua BKSAP...
BKSAP Sambut Baik Tawaran Kerja Sama Akademisi Universitas Ljubljana Slovenia
28-01-2023 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafisz Tohir menerima delegasi dari akademisi Universitas Ljubljana, Slovenia. Dalam pertemuan tersebut, dirinya sangat...
Gelar 'Executive Briefing', DPR RI Siap Sukseskan Presidensi dan Sidang AIPA ke-44
23-01-2023 / B.K.S.A.P.
Indonesia secara resmi telah menerima tongkat estafet Keketuaan ASEAN atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN tahun 2023 dari Kamboja. Di...