Komisi VI Apresiasi Kinerja 'Holding' BUMN Industri Pertahanan

25-01-2023 / KOMISI VI

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung saat RDP dengan Dirut PT LEN Industri (Persero) (Defend ID) di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/01/2023). Foto: Oji/Man

 

Komisi VI DPR RI mengapresiasi kinerja Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Industri Pertahanan (DEFEND ID). Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung, apresiasi tersebut berkaitan dengan pertumbuhan pendapatan usaha tahun 2022 yang tumbuh sebesar 23,36 persen dari tahun 2021 dengan nilai Rp19,7 triliun, realisasi EBITDA tahun 2022 tumbuh sebesar 41,35 persen dari tahun 2021 dengan nilai sebesar Rp1,88 triliun, dan kinerja Laba Bersih 2022 tumbuh 198 persen dari tahun 2021 dengan nilai sebesar Rp483 miliar.

 

Hal itu disampaikan Martin saat membacakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) (Defend ID) dan anak perusahaannya, terkait Evaluasi Kinerja Korporasi tahun 2022, dan road map Pengembangan Holding BUMN (Defend.ID) serta industri pertahanan inisiatif strategis perusahaan tahun 2023, di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/01/2023).

 

Di sisi lain, Legislator dari Dapil Sumatera Utara II ini mengatakan bahwa Komisi VI juga memberikan dukungan terhadap beberapa hal. Di antaranya adalah untuk mendapatkan kemudahan modal kerja, seiring dengan pertumbuhan skala bisnis dan kontrak yang naik 6,2 persen dari tahun 2021.

 

Serta dukungan terhadap inisiatif strategi DEFEND ID untuk mewujudkan Top 50 Global Defence Company. "Komisi VI mendukung inisiatif strategi DEFEND ID untuk mewujudkan Top 50 Global Defence Company dengan strategi pengembangan bisnis, penguasaan teknologi, perbaikan keuangan, peningkatan SDM, peningkatan operasional dan peningkatan teknologi informasi," kata Politisi Fraksi Partai NasDem itu.

 

Selain itu, dalam rangka mewujudkan kedaulatan pertahanan nasional, Komisi VI meminta DEFEND ID bersama dengan pemerintah untuk meningkatkan koordinasi membuat peta jalan BUMN Industri Pertahanan. Diketahui, lima BUMN Pertahanan yang tergabung dalam DEFEND ID adalah Platform Udara (PT Dirgantara Indonesia); Platform Darat, Alat Berat, Senjata dan Amunisi (PT Pindad); Platform Laut, Pembuatan Kapal (PT PAL Indonesia); Sistem Elektronik (PT Len Industri); dan Bahan Berenergi Tinggi (PT Dahana). (bia/rdn)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Minta BKPM Cek Izin Megaproyek Meikarta
07-02-2023 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyoal izin proyek Meikarta buntut banyaknya permasalahan dengan konsumen dalam Rapat Dengar Pendapat...
Komisi VI Tekankan Peningkatan Investasi yang Berkualitas
06-02-2023 / KOMISI VI
Anggota Komisi VI DPR RIDeddy Yevri Hanteru Sitorus menilai kualitas yang baik dari sebuah investasi merupakan hal yang penting. Sebab...
Darmadi Berikan Catatan kepada BKPM terkait Capaian Realisasi Investasi 2022
06-02-2023 / KOMISI VI
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) baru saja mencatat realisasi investasi tahun 2022 mencapai 100,6 persen atau sebesar Rp1.207,2 triliun....
Komisi VI Usul Pembentukan Holding Perusahaan Logistik Negara, Martin Manurung: PT Pos Indonesia 'Lead'-nya
04-02-2023 / KOMISI VI
Komisi VI DPR RI mengusulkan agar BUMN membentuk holding dibidang industri logistik dengan PT Pos Indonesia sebagai lead dari holding...