Komisi III Kedepankan Moralitas Calon Hakim Agung

10-01-2013 / KOMISI III

Komisi III mulai melakukan uji kepatutan dan kelayakan 12 orang calon hakim agung dengan meminta para kandidat untuk menulis makalah. Ini merupakan kelompok pertama dari total 24 calon hakim agung yang telah diajukan Komisi Yudisial.

"Pengujian 24 kandidat hakim agung dibagi dua kelompok karena Komisi Yudisial memang mengirimkan kepada DPR begitu. Keputusan 8 hakim agung terpilih bisa saja digabung namun itu masih akan dibahas dalam pleno komisi," kata Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/13).

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan setiap kandidat diminta menulis makalah sebanyak 5 halaman dalam waktu 1 jam. Makalah ini selanjutnya disampaikan pada saat uji kepatutan dan kelayakan yang dijadwalkan Senin (7/1).

Sementara itu bicara pada kesempatan berbeda Wakil Ketua Komisi III Al Muzammil Yusuf berharap calon hakim agung yang telah diseleksi KY dapat menjawab tantangan untuk melanjutkan reformasi di Mahkamah Agung. Persoalan yang menjadi sorotan publik adalah dugaan jual beli vonis perkara dan belitan mafia peradilan.

"Itulah sebabnya dalam proses fit dan proper test nanti bagi saya yang perlu dikedepankan adalah moralitas. Kalau kapasitas kita tidak ragulah karena latar belakang kandidat sebagai hakim sekian puluh tahun, ada yang praktisi dan akademisi," tandasnya.

Politisi Fraksi PKS ini berharap masyarakat dapat memberikan masukan terhadap rekam jejak para kandidat yang akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan. Baginya input dari publik sangat berguna dalam menemukan kandidat hakim agung terbaik.

Berikut 12 calon hakim agung yang akan mengikuti fit and proper test di Komisi III. Amriddin (Hakim Tinggi PT Padang), Mayjen TNI Burhan Dahlan (Kadilmilti Utama Jakarta), Desnayeti (Hakim Tinggi PT Padang), Heru Iriani (hakim tinggi PT Semarang), I Gusti Sumanantha (Kapusdiklat Teknis Peradilan MA), James Butar Butar (Hakim Tinggi PT Kaltim).

Selanjutnya Made Rawa Aryawan (Wakil Ketua PT Manado), Maria Anna Samiyati (Hakim Tinggi PT Yogyakarta), Muh Daming Sunusi (KPT Banjarmasin), M Syarifuddin (Kepala Bawas MA). (iky), foto : hindra/parle/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Sahroni Minta Polri Usut Tuntas Perubahan Frasa Putusan MK
05-02-2023 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri mengusut tuntas laporan terhadap sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) terkait...
Taufik Basari: Komisi III Jadwalkan Ulang Rapat dengan Keluarga Hasya
03-02-2023 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengatakan Komisi III DPR bakal mengagendakan ulang Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan...
Jangan Ada Diskriminasi Antarpengguna Jalan
02-02-2023 / KOMISI III
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menolak usulan sepeda motor besar atau moge bisa melintasi jalan tol. Menurut...
Legislator Komisi III Desak Propam Evaluasi Penetapan Mahasiswa UI sebagai Tersangka
01-02-2023 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya memeriksa penyidik yang menetapkan Mahasiswa...