Komisi IX Apresiasi Persiapan Pelayanan Kesehatan Haji Kemenkes

28-08-2013 / KOMISI IX

Panitia Kerja Kesehatan Haji Komisi IX DPR RI memberikan apresiasi terhadap persiapan pelayanan kesehatan haji yang telah dilakukan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3L) dan Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Binfar dan Alkes) Kementerian Kesehatan.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IX, Nova Riyanti Yusuf saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Kesehatan Haji dengan Kapus  Kesehatan Haji, Dirjen P3L dan Dirjen Binfar dan Alkes Kementerian Kesehatan di Ruang Rapat Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8)

“Semua informasi yang telah disampaikan  akan digunakan Panja Kesehatan Haji untuk merekomendasikan perbaikan sistem penyelenggaraan pelayanan kesehatan haji,” kata Nova.

Menurut Nova, Panja Kesehatan Haji  bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap persiapan dan juga pelaksanaan pemberian pelayanan kesehatan terhadap para jemaah haji, khususnya bagi jemaah haji dengan resiko tinggi, seperti karena usia atau mempunyai riwayat penyakit kronis

 

RDP kali ini ditujukan untuk membahas beberapa hal, terutama mengenai kesiapan Pemerintah dalam mengantisipasi penularan virus corona/MERS pada jemaah haji asal Indonesia.

Sebelumnya dalam  kesempatan yang sama, Kapus Kesehatan Haji, Fidiansjah  menyampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 442 Tahun 2009  Penyelenggaraan Kesehatan Haji bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan,  menjaga agar jemaah haji dalam kondisi sehat selama menunaikan ibadah, sampai tiba kembali di tanah air, dan mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar/masuk oleh jemaah haji.

Sebagai persiapan  penyelenggaraan kesehatan haji di tanah air tahun 2013, telah dilakukan rekruitmen petugas kesehatan haji secara online dan melakukan kompetensi di bidang pembekalan yang terintegrasi dengan petugas Kementerian Agama, orientasi dan penguatan Sistem Kesehatan Haji, Advokasi dan kemitraan dengan KBIH/PIHK/AKHI, dan mengintegrasikan sistem informasi SISKOHATKES Kemenkes dan SISKOHAT Kemenag.

Untuk persiapan Embarkasi dan Debarkasi, Kemenkes akan melakukan pemantauan Higine Sanitasi Asrama Haji dan Katering.

“Perbekalan kesehatan dan obat jemaah haji akan disiapkan oleh Ditjen Binfar dan Alkes, dan akan tiba di Arab Saudi pada akhir Agustus 2013,” kata Kapus Kesehatan Haji, Fidiansjah.

Sedangkan  persiapan penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi, telah dilakukan pengujian aplikasi dan jaringan di tiga daerah kerja yaitu Makkah, Madinah dan Jeddah, pengujian fungsi dan kalibrasi alat kesehatan, serta penyiapan alat pengamanan makanan (Rapid Teset) dan alat ukur Kesling. (sc), foto : od/parle/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Program Dapur Sehat Diharapkan Berdampak pada Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Gowa
04-02-2023 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi Pemerintahan Kabupaten Gowa atas percepatan penurunan stunting. Pemerintah daerah dianggap mempunyai...
Perlu Edukasi dan Keterlibatan Tokoh Masyarakat Guna Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Gowa
03-02-2023 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menilai perlu adanya edukasi dan keterlibatan tokoh masyarakat guna menurunkan angka stunting di...
Perlunya Kampanye Masif Untuk Turunkan Angka Stunting Di Gowa
03-02-2023 / KOMISI IX
Pemerintah saat ini menargetkan persoalan stunting atau gagal tumbuh kembang anak akibat gizi kronis di seluruh daerah bisa turun menjadi...
Legislator Soroti Pelaksanaan Program PMT Di Batam
03-02-2023 / KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyoroti efektivitas program pemerintah terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita yang mengalami...