Pendapatan Negara Dipatok Rp 1.667,1 Triliun

03-10-2013 / BADAN ANGGARAN

Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama pemerintah, Rabu malam (3/10) mematok pendapatan negara untuk RAPBN 2014 sebesar Rp 1.667,1 triliun. Kesepakatan ini sangat penting sebagai acuan pembahasan RAPBN 2014.

Rapat dipimpin Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit  (F-PG), didampingi Wakil Ketua Djoko Udjianto (F-PD), dan Tamsil Linrung (F-PKS). Dari pihak pemerintah hadir, Menteri Keuangan Chatib Basri dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana. Rapat juga mengundang beberapa kementerian yang anggarannya sedang dibahas secara detail, seperti Kemen PAN, Kemen ESDM, dan Kemendikbud.

Agenda rapat sediri sebetulnya membahas postur sementara APBN 2014. Kesepakatan mematok pendapatan negara itu, ternyata angkanya lebih tinggi daripada nota yang seberar Rp 1.662 triliun. Banggar juga merinci pendapatan dalam negeri sebesar Rp 1.665,8 triliun. Pendapat tersebut terdiri dari penerimaan pajak Rp 1.280,4 triliun, penerimaan bukan pajak Rp 385,4 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp 1,4 triliun.

Sementara itu, untuk belanja modal sudah dipatok Rp 1.842 triliun dari sebelumnya Rp 1.816,7 triliun. Belanja modal tersebut terdiri dari anggaran belanja pusat Rp 1.232 triliun dan belanja subsidi Rp 282,1 triliun. Dalam rapat tersebut juga dibahas anggaran di masing-masing kementerian. Sebelumnya, Banggar telah menghadirkan BPN, PLN, Kementerian PAN, ESDM, dan Kemendikbud, untuk dicermati postur anggarannya. (mh), foto : od/parle/hr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bappenas Harus Pikirkan Kekurangan Guru di Daerah
16-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) harus memikirkan bagaimana solusi atas persoalan kekurangan guru di berbagai daerah. Kemampuan...
Ibas Yudhoyono Minta Program Prioritas RAPBN 2023 Direncanakan Dengan Bijak
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhi Baskoro Yudhoyono meminta, program prioritas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)...
Marwan Cik Hasan Tekankan Mitigasi Agar Defisit APBN 2023 di Bawah 3 Persen Tercapai
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Marwan Cik Hasan menekankan pada pemerintah untuk memitigasi rencana postur defisit AnggaranPendapatan dan Belanja...
Banggar DPR dan Pemerintah Sepakat Defisit APBN 2023 di Angka 2,85 Persen
15-06-2022 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati nilai defisit pembiayaan APBN 2023 berada di titik maksimal 2,85 persen dari...