Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
H. ACEP ADANG RUHIAT, M.Si.
No.Anggota
16
Fraksi
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
Daerah Pemilihan
JAWA BARAT XI
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Rapat Dengar Pendapat dengan Masyarakat

01 Nopember 2015 / Rapat Dengar Pendapat

Pancasila Harus Menjadi Karakter Masyarakat

Berdasarkan ketentuan Pasal 5 UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPD dan DPRD. 

Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa salah satu tugas Anggota MPR RI adalah 

Memasyarakatkan Pancasila, Undang-Undang Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan 

Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Untuk itulah kunjungan kerja dan rapat 

dengar pendapat tentang empat pilar kebangsaan dilakukan untuk yang kesekian kalinya 

bertempat di pondok pesantren Miftahul Falah Pasanggrahan Desa Manggungjaya Kec. 

RajapolahKab. Tasikmalaya.

H. Acep Adang Ruhiat, selaku Anggota komisi IV DPR RI yang menaungi pangan dan 

kehutanan mengadakan sosialisasi serta berdialog dengan para kelompok tani, nelayan 

penerima program dan tokoh masyarakat (1/11/2015) pada awak media infobanua beliau 

mengungkapkan, “Pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang harus dihayati dan dijadikan 

pedoman oleh seluruh warga negara Indonesia dalam hidup dan kehidupan bermasyarakat, 

berbangsa, dan bernegara. Lebih dari itu, nilai-nilai Pancasila sepatutnya menjadi karakter 

masyarakat Indonesia sehingga Pancasila menjadi identitas atau jati diri bangsa Indonesia”.

Selain itu beliau pun menambahkan pada sela-sela dialognya di depan para kelompok tani, 

nelayan penerima program dan tokoh masyarakat, bahwasanya Undang-Undang Dasar 

Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai aturan yang semestinya ditaati, dan Negara 

Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati, serta Bhinneka Tunggal Ika adalah perekat 

semua rakyat. Maka dalam bingkai empat pilar tersebut yakinlah tujuan yang dicita-citakan 

bangsa ini akan terwujud.

Pemahaman dan penerapan empat pilar kehidupan berkebangsaan dan bernegara makin 

memprihatinkan. Terutama dalam pengamalan Pancasila dalam kehidupan masyarakat makin 

terkikis. “Masyarakat kini lebih banyak menerapkan sikap kapitalis, siapa ada uang dia yang 

diutamakan. Dan sikap itu mengikis Pancasila sebagai empat pilar kehidupan berbangsa dan 

bernegara,” imbuhnya.

Ditambah lagi, kata anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dari Dapil Jabar XI ini, 

pendidikan tentang Pancasila di sekolah berlahan dihilangkan. Akibatnya, generasi muda 

tumbuh tanpa mendapatkan pendidikan yang cukup tentang Pancasila.

“Dulu masih ada mata pelajaran PMP dan P4 yng tujuannya untuk memehami tentang 

Pancasila, tapi kini telah dihilangkan sehingga generasi muda tumbuh tanpa paham tentang 

Pancasila,” katanya.

Ia berharap, masyarakat yang hadir dalam rapat dengar pendapat bisa memberikan masukan 

agar dirinya bisa menyampaikan ke MPR RI untuk dibahas. Karena masalah Pancasila yang 

menjadi dasar negara harus benar-benar dipahami agar tidak terjadi perpecahan dalam 

kehidupan bermasyarakat.

TOTAL KOMENTAR (0)