Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
EVA STEVANY RATABA
No.Anggota
399
Fraksi
Fraksi Partai NasDem
Daerah Pemilihan
SULAWESI SELATAN III
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Eva Stevany Rataba Bantu Mahasiwa Kurang Mampu Raih Impian

11 Januari 2022 / Berita Kegiatan Anggota

https://nasdem.id/2021/12/02/eva-stevany-rataba-bantu-mahasiwa-kurang-mampu-raih-impian/ 

Eva Stevany Rataba Bantu Mahasiwa Kurang Mampu Raih Impian

TORAJA (2 Desember): Dua penerima beasiswa KIP Kuliah, Widia Mangape Evi Julianti (21) dan Elda Pasang, mahasiswa semester tiga Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, merasakan kemudahan untuk menempuh pendidikan tinggi setelah mendapat beasiswa melalui aspirasi anggota DPR RI Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba.

Widia Mangape merupakan mahasiswi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang setiap hari bekerja untuk membantu penuhi kebutuhan keluarga.

Menurut Widia, perjuangan berat menerpa dirinya dan keluarga pada saat awal kuliah karena biaya kuliah yang semakin tinggi. Namun dia mengaku tetap berjuang agar bisa melanjutkan pendidikan. Hingga pada akhirnya dia bersyukur karena bisa mendapatkan beasiswa KIP Kuliah berkat aspirasi Eva Stevany Rataba.“Saya sangat bersyukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan saya juga berterima kasih kepada Ibu dewan Eva Stevany Rataba serta Universitas Kristen Indonesia Toraja atas program KIP Kuliah yang dia berikan melalui jalur aspirasi. Sehingga saya tetap boleh melanjutkan kuliah dan berkat bu Eva Stevany Rataba saya bisa meringankan beban keluarga saya melalui KIP kuliah yang diberikan,” kata Widia Mangape Widia melanjutkan, bantuan yang diterimanya itu berupa pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi atau pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi hingga bantuan biaya pendidikan setiap bulan. Berkat bantuan tersebut Widia mengaku dapat memenuhi kebutuhan pendidikan seperti laptop, printer dan biaya transportasi ke kampus. Dia pun mengajak anak-anak muda untuk terus berjuang meraih impian. “Karena masih banyak orang yang ingin menjadi seperti kita, yang masih bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi kendala masalah ekonomi dan jangan pernah menyerah karena masih banyak bantuan beasiswa jika kita terus berusaha,” kata Widia. Sementara itu mahasiswi lainnya, Elda Pasang datang dari keluarga petani. Gadis delapan bersaudara itu juga seorang yatim piatu. Dia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Eva Stevany Rataba beserta tim yang sudah mengusulkannya bersama 35 mahasiswa sebagai penerima beasiswa jalur aspirasi. “Waktu itu saya tidak ingin kuliah karena terkendala dengan biaya, tapi ada kakak saya yang ingin saya kuliah dan ada yang tidak ingin saya kuliah. Karena mereka takut kalau nanti saya kalau siapa yang biayai, tapi kakak saya yang lainya justru mendukung saya kuliah karena adanya dukungan dari kakak saya maka saya harus turuti,” kata Elda Pasang. 

Eva Stevany Rataba Bantu Mahasiwa Kurang Mampu Raih Impian

TORAJA (2 Desember): Dua penerima beasiswa KIP Kuliah, Widia Mangape Evi Julianti (21) dan Elda Pasang, mahasiswa semester tiga Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, merasakan kemudahan untuk menempuh pendidikan tinggi setelah mendapat beasiswa melalui aspirasi anggota DPR RI Fraksi NasDem, Eva Stevany Rataba.

Widia Mangape merupakan mahasiswi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Kristen Indonesia Toraja. Dia adalah anak kedua dari tiga bersaudara yang setiap hari bekerja untuk membantu penuhi kebutuhan keluarga.

Menurut Widia, perjuangan berat menerpa dirinya dan keluarga pada saat awal kuliah karena biaya kuliah yang semakin tinggi. Namun dia mengaku tetap berjuang agar bisa melanjutkan pendidikan. Hingga pada akhirnya dia bersyukur karena bisa mendapatkan beasiswa KIP Kuliah berkat aspirasi Eva Stevany Rataba.

“Saya sangat bersyukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan saya juga berterima kasih kepada Ibu dewan Eva Stevany Rataba serta Universitas Kristen Indonesia Toraja atas program KIP Kuliah yang dia berikan melalui jalur aspirasi. Sehingga saya tetap boleh melanjutkan kuliah dan berkat bu Eva Stevany Rataba saya bisa meringankan beban keluarga saya melalui KIP kuliah yang diberikan,” kata Widia Mangape, Kamis (2/12).

Widia melanjutkan, bantuan yang diterimanya itu berupa pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi atau pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi hingga bantuan biaya pendidikan setiap bulan. Berkat bantuan tersebut Widia mengaku dapat memenuhi kebutuhan pendidikan seperti laptop, printer dan biaya transportasi ke kampus. Dia pun mengajak anak-anak muda untuk terus berjuang meraih impian.

“Karena masih banyak orang yang ingin menjadi seperti kita, yang masih bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tetapi kendala masalah ekonomi dan jangan pernah menyerah karena masih banyak bantuan beasiswa jika kita terus berusaha,” kata Widia.

Sementara itu mahasiswi lainnya, Elda Pasang datang dari keluarga petani. Gadis delapan bersaudara itu juga seorang yatim piatu. Dia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Eva Stevany Rataba beserta tim yang sudah mengusulkannya bersama 35 mahasiswa sebagai penerima beasiswa jalur aspirasi.

“Waktu itu saya tidak ingin kuliah karena terkendala dengan biaya, tapi ada kakak saya yang ingin saya kuliah dan ada yang tidak ingin saya kuliah. Karena mereka takut kalau nanti saya kalau siapa yang biayai, tapi kakak saya yang lainya justru mendukung saya kuliah karena adanya dukungan dari kakak saya maka saya harus turuti,” kata Elda Pasang.

Lanjut Elda, pada saat UKI sudah mulai menerima mahasiswa baru ia pun pergi mendaftar dan diterima di UKI Toraja. Namun dia sampaikan kepada keluarga kalau ada biaya administrasi yang harus dibayarkan. “Saat saya sampaikan kepada kakak saya bahwa harus ada yang dibayar di kampus uang saku, kakak saya yang lain pas mendengar itu kanget. Mereka langsung sampaikan jangan kuliah, mau dapat uang dari mana,” kenang Elda.Sekarang dengan adanya bantuan beasiswa KIP Kuliah ini Elda dan keluarga mengaku tidak terkendala lagi dengan biaya kuliah. Dia juga mengaku keluarganya ikut terbantu dengan adanya biaya hidup yang diberikan. 

“Saya dapat membeli keperluan saya tanpa meminta lagi kepada keluarga dan tidak berpikir banyak lagi jika ada keperluan di kampus dan harus dibayar karena dengan adanya ini saya dan keluarga saya bersyukur sekali dan beban bagi keluarga saya terkurangi lagi semoga ke depanya pekerjaan ibu lancar dan selalu dalam lindungan Tuhan,” kata dia.

Beasiswa KIP Kuliah adalah bagian dari Program “Merdeka Belajar” yang merupakan transformasi pendidikan Indonesia untuk masa depan gemilang. Program ini memberikan peluang dan kesempatan bagi generasi muda Tanah Air dari keluarga kurang mampu untuk mendapat pendidikan yang layak demi mengejar masa depannya.

Namun untuk tetap bisa mendapatkan beasiswa itu hingga lulus kuliah, Widia dan Elda harus mempertahankan prestasi akademik dengan nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) rata-ratanya selalu di atas 3,50. Karena sesuai ketentuan, penerima KIP Kuliah harus memiliki IPK 3,00.