Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
Drs. H. MULYADI, MMA.
No.Anggota
87
Fraksi
Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
Daerah Pemilihan
JAWA BARAT V
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Plafon Masjid Baitul Faidzin Jebol, Mulyadi DPR: Penegak Hukum Harus Lakukan Investigasi

26 Februari 2020 / KEGIATAN

Bogor - Dalam menyikapi jebolnya atap atau plafon Masjid Agung Baitul Faidzin di Komplek Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor yang baru selesai direnovasi pada tahun 2019 lalu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ikut menyoroti persoalan tersebut. Mulyadi yang merupakan anggota DPR RI fraksi partai Gerindra itu menyampaikan, jebolnya atas atau plafon masjid Agung Baitul Faidzin di Komplek Pemkab Bogor tersebut, harus adanya audit dan investigasi. “Intinya apa yang saya sampaikan belum lama ini terbukti, harus ada audit investigatif terhadap setiap proses penggunaan anggaran di Kabupaten Bogor dari penegak hukum,” kata Mulyadi saat dikonfirmasi Bogorupdate.com, Rabu (26/2/20). Menurutnya, ambruknya atap masjid baitul faidzin yang baru selesai direnovasi pada tahun 2019 lalu itu, harus dijadikan momentum untuk meruntuhkan indikasi mafia proyek di Kabupaten Bogor khususnya. “Masjid saja sebagai cerminan pembangunan untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas iman serta ketaqwaan masih di bangun asal asalan, apalagi sektor lain,” ujarnya. Politisi Gerindra yang juga merupakan Caleg Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor ini melanjutkan, dalam persoalan ini sekali lagi stakeholder Kabupaten Bogor harus segera menguatkan sinergi untuk mengawal perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. Jangan sampai, sambungnya, pembangunan kehilangan Ruh, pembangunan asal-asalan tanpa manfaat dalam meningkatkan kwalitas kehidupan masyarakat banyak. “Dalam perihal ini, saya minta penegak hukum berwenang harus responsif dan bekerja profesional, jangan terjebak kepada pengkondisian yg justru pada akhirnya merugikan masyarakat,” tegasnya. Sekedar diketahui, atap atau plafon Masjid Baitul Faidzin di Komplek Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor yang baru selesai direnovasi pada tahun 2019 lalu, jebol. Bangunan yang memakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2017 hingga senilai Rp 26 miliar dan belum diresmikan oleh Bupati Bogor, atap Masjid Baitul Faidzin itu telah ambruk. Kabid Hikmah Politik dan Kebijakan Publik pada PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor, Iksan Awaludin mengatakan, pihaknya menantang aparat penegak hukum untuk titik terang atas tabir gelap pada pembangunan Masjid Baitul Faidzin. “Perlu ada keseriusan Polres Bogor atau Kejari Kabupaten Bogor atas jebolnya plafon yang mengindikasikan ketidakberesan dalam renovasi masjid itu,” ujar Iksan kepada wartawan, Selasa (25/2/20) kemarin. Ia menambahkan, pembuktian atas dugaan ketidakberesan renovasi tempat ibadah umat muslim di dalam komplek perkantoran Bupati Bogor itu. “Ini menjadi tantangan awal bagi wajah-wajah baru pimpinan penegak hukum. Pembangunan itu benar-benar di depan mata,” tutupnya.
TOTAL KOMENTAR (0)