Anggota DPR RI

PROFIL ANGGOTA
Drs. H. MULYADI, MMA.
No.Anggota
87
Fraksi
Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
Daerah Pemilihan
JAWA BARAT V
MEDIA SOSIAL
KALENDER
  • Agenda Acara

Anggota Banggar DPR: Covid-19 Telah Merusak Sendi Kehidupan Rakyat

26 Mei 2020 / KEGIATAN

Anggota Badan Anggaran DPR dari Fraksi Gerindra, Mulyadi mengingatkan soal dampak ekonomi yang terjadi akibat penanganan Covid-19. Menurut dia, RI saat ini tengah berada di zona merah ekonomi. Mulyadi menjelaskan, sejak awal Maret lalu, telah terjadi gelombang capital outflow di pasar modal. Hal ini terjadi karena asing melakukan nett sell terus menerus, nilai rupiah terkoreksi dan harga-harga bahan pokok cenderung naik. "Ini akibat mulai goyahnya tingkat kepercayaan pasar karena lambatnya respon pemerintah menghadapi penyebaran virus Covid-19 ditambah statement-statement yang muncul dari pemerintah yang terkesan menganggap sepele pada saat itu," jelas Mulyadi kepada merdeka.com, Selasa (26/5). Anggota Dewan Pembina Gerindra ini melanjutkan, saat ini kebijakan pemerintah bukan saja secara prioritas untuk menyelamatkan nyawa dan kesehatan masyarakat, tapi juga dampak sosial ekonomi sebagai gelombang selanjutnya akibat pandemi Corona. Hal ini kata dia, perlu juga menjadi perhatian Pemerintah dan menjadi tugas bersama semua pihak, termasuk masyarakat sendiri. "Karena zona merah pandemi di beberapa wilayah sudah mengakibatkan zona merah ekonomi di hampir seluruh wilayah," tegas dia. 1 dari 1 halaman Skala Prioritas rev1 Mulyadi mengingatkan, yang perlu menjadi perhatian khusus dalam realokasi dan refokusing adalah mengedepankan prinsip efisiensi dan efektifitas dalam setiap kebijakan anggaran. Termasuk menetapkan program prioritas anggaran serta harus bisa dipertanggungjawabkan Skala prioritas, lanjut dia, yang terkait penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonomi masyarakat. Sehingga pada akhirnya bisa menyelamatkan dan menenangkan masyarakat. “Karena kenyataan hari ini dampak pandemi telah melahirkan dampak ekonomi yang sangat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat,” kata Mulyadi. Pakar pasar modal ini mengakui Pemerintah melalui Gugus Tugas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan telah berjuang menjadi Garda terdepan menangani pandemi tersebut, Baik penanganan korban dan upaya untuk mengurangi penyebaran virus tersebut. Mulyadi yakin, pandemi Corona bisa dilalui dengan catatan semua pihak bergotong royong dan saling percaya. “Semua pemangku kepentingan, khusus tim medik, kita tetap beri penghargaan tertinggi sebagai Pahlawan kemanusian yang akan tercatat sepanjang sejarah kehidupan Bangsa,” tutup dia. (mdk/rnd) Baca juga: Satu Keluarga Terpapar Covid-19, Wali Kota Bekasi Bantah Karena Salat Id Berjamaah Palsukan SIKM, Terancam Denda Rp12 miliar dan Hukuman 12 tahun Penjara Besok, PNS Kemenko Perekonomian Mulai Kembali Bekerja di Kantor AP II Akan Periksa Surat Izin Keluar Masuk Penumpang di Bandara Soekarno Hatta 23.165 Kasus Covid-19 di Indonesia, Penambahan Terbanyak di DKI dan Jawa Timur Pedagang Berstatus PDP Meninggal, Operasional Pasar di Palembang akan Dievaluasi
TOTAL KOMENTAR (0)