24 Februari 2026KOMISI5

Program Desa Asuh di Mojokerto Dapat Jadi Percontohan Nasional Pemberdayaan Ekonomi

gambar-berita-Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (23/2/2026). Foto: Nadya/Mahendra
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (23/2/2026). Foto: Nadya/Mahendra

PARLEMENTARIA, Surabaya - Komisi V DPR RI mendorong pengembangan program ‘Desa Asuh’ di Kecamatan Gondang, Mojokerto, sebagai percontohan nasional dalam pemberdayaan ekonomi kawasan perdesaan. Program ini menekankan pada transformasi desa agar tidak lagi hanya menjual bahan mentah, melainkan mampu melakukan hilirisasi produk lokal.

 

​"Kita dorong desa melakukan hilirisasi produknya. Dana desa tidak boleh habis hanya untuk pembangunan fisik, tapi harus diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi melalui BUMDes," jelas Ridwan Bae saat memimpin Kunjungan Kerja Komisi V ke Surabaya, Jawa Timur, Senin, (23/02/2026).

 

​Konsep ‘Desa Asuh’ ini melibatkan pendekatan Oktahelix yang mengintegrasikan peran berbagai multipihak, di antaranya akademisi, pelaku bisnis, hingga perbankan. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem agrowisata pertanian terpadu yang mandiri dan memiliki nilai tambah tinggi bagi masyarakat setempat. 

 

Melalui sinergi ini, lembaga keuangan diharapkan hadir memberikan dukungan berupa kredit usaha agrowisata, sementara pihak swasta membantu dalam aspek pemasaran digital dan hilirisasi produk unggulan desa.

 

​"Dana desa harus berputar di desa dan menghasilkan lapangan kerja baru. Jika hilirisasi ini sukses, desa akan memiliki industri pengolahan sendiri dan tidak lagi bergantung pada pasar luar untuk produk mentah mereka," tambah Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

 

​Dengan alokasi Dana Desa nasional yang mencapai Rp34,57 triliun pada tahun 2026, Komisi V DPR RI berharap model pembangunan kawasan seperti di Gondang, Mojokerto ini dapat direplikasi secara luas guna mempercepat pengentasan kemiskinan dan kemandirian ekonomi perdesaan. (ndy/rdn)

Bagikan melalui

BERITA TERKAIT

logo

DPR RI

App Store
Google Play

Kontak

  • 021 - 571 5349
  • 021 - 571 5925
  • bag_persuratan@dpr.go.id
  • bag_humas@dpr.go.id
  • Jl.Jenderal Gatot Subroto,
    Senayan Jakarta 10270 - Indonesia

©2022 Sekretariat Jenderal DPR RI. All right reserved